Suara.com - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) akan membentuk sebuah tim yang bertugas melakukan verifikasi klub-klub peserta Liga 1 2019.
Tim ini dibentuk atas dasar permohonan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk gelaran Liga 1 dan Liga 2 2019. Seperti diketahui, sebelumnya hanya PT LIB saja yang melakukan verifikasi terhadap klub peserta dan melaporkannya kepada BOPI.
Tim verifikasi akan bekerja secara marathon melakukan pengecekan terhadap klub Liga 1 dan Liga 2. Baik itu badan hukum, kondisi keuangan, syarat dan ketentuan pemain asing dan berbagai dokumen penting lainnya.
"Tim verifikasi dibentuk sebagai bentuk keseriusan BOPI mengawal profesionalisme penyelenggaraan olahraga termasuk sepak bola, liga sepak bola sangat dekat dengan rakyat dan bisa berdampak baik dengan pembangunan ekonomi negara," kata Ketua BOPI Richard Sambera, Rabu (24/4/2018).
"Tim BOPI akan bekerja ketat mengecek beberapa dokumen penting sebagai syarat mutlak klub profesional. Mulai dari pajak, badan hukum, kontrak pemain asing, kondisi keuangan, kontrak pemain dan dokumen penting lainnya," tambahnya.
"Selain berujung pada peningkatan prestasi, juga menyajikan entertainment kelas tinggi, menghibur, aman, nyaman, memberikan inspirasi dan enak ditonton sebagai hiburan keluarga," pungkasnya.
Berita Terkait
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan
-
Guru Patrick Kluivert dari Banten Singgung Aturan 11 Pemain Asing di Super League
-
Pra Musim Liga Putri Dimulai 2026, Ini Daftar 4 Klub Jadi Peserta
-
Media Vietnam Kritik Kuota 11 Pemain Asing di Liga Indonesia karena Hal ini
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Bukan Lagi Rp3.500, Tarif Transjabodetabek Blok M-Soetta Resmi Rp15.000 Mulai 1 September
-
Pesanan Ekspor Lesu, Industri Alas Kaki Nasional Masuk Zona Kontraksi
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Standar Tinggi untuk Dosen: Sudah Siapkah Sistem Kita di Lapangan?
-
2 Maskara Dazzle Me Wudhu Friendly, Mudah Dihapus Tapi Anti Luntur Cuma Rp30 Ribuan
-
Sekdis Labuhanbatu Ditangkap Kasus Dugaan Penipuan, Modus Proyek Fiktif
-
Tetangga Manfaatkan Kedekatan, Siswi SMP di Pangandaran Jadi Korban Kekerasan Seksual
-
Calon Suami Ungkap Jesslyn Sempat Depresi, Diduga Tiga Kali Coba Bunuh Diri
-
Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
-
Sampah Bandung Disulap Jadi Hidrogen, Pertamina Siapkan Model Energi Masa Depan Indonesia