Suara.com - Eks nakhoda Arsenal, Arsene Wenger, menyebut jika Liverpool akan kalah dari Manchester City dalam perburuan gelar juara Liga Primer Inggris 2018/2019. Sebab, ada faktor lain yang membuat The Reds gagal, yakni sebuah takdir.
Liverpool sudah lama tak menjadi jawara liga di Inggris. Walau trofi mereka kini sudah 18, tetapi terkhir kali The Reds memenangkannya adalah pada musim 2089/1990. Setelah itu, Liverpool seolah tak pernah berjodoh dengan liga.
Liverpool sempat akan menjadi jawara Liga Primer Inggris pada musim 2013/2014. Namun, mereka akhirnya gagal pada detik-detik akhir setelah kalah bersaing dengan Manchester City.
Pada musim ini, Liverpool kembali bersaing dengan Manchester City untuk menjadi juara Liga Primer Inggris 2018/2019. Namun, Mohamed Salah dan kolega berada di posisi kurang menguntungkan karena tertinggal satu poin dan sama-sama hanya menyisakan dua laga.
Liverpool akan menghadapi Newcastle United dan Wolverhampton Wanderers di laga sisa. Sementara itu, Manchester City akan melawan Leicester City dan Brighton & Hove Albion. Andai Manchester City mampu menyapu bersih dengan kemenangan, Liverpool dipastikan bakal kembali gigit jari.
Nah, dengan pengalaman di masa lalu, Arsene Wenger menilai Liverpool berharapan dengan takdir untuk bisa menjuarai Liga Primer Inggris. Ia pun memprediksi Liverpool bakal gagal lagi.
"Saya takut akan Liverpool meski masih menyisakan satu pertandingan lagi, Man City bisa sudah memenangi kejuaraan pada pertandingan berikutnya. Tapi, mereka akan berjuang sampai akhir," kata Arsene Wenger di BeIN Sport.
"Ini terlihat seperti takdir melawan Liverpool. Mereka mendominasi untuk jangka waktu yang lama di sepakbola Inggris dan tiba-tiba dari 89-90 sampai sekarang mereka tak bisa menjuarai kompetisi lagi. Dan setiap waktu, ada hal kecil yang bertentangan dengan mereka," tuturnya menambahkan.
Juara Liga Primer Inggris musim 2018/2019 sudah hampir menjadi milik Manchester City. Dengan catatan 12 laga tidak terkalahkan, sulit untuk berharap The Citizens terpeleset di dua pertandingan akhir melawan tim-tim yang kurang diunggulkan.
Baca Juga: Bantai Huddersfield, Klopp: Liverpool Tak Pikirkan Barcelona
Bolatimes/Irwan Febri Rialdi
Berita Terkait
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Liverpool Pertimbangkan Maghnes Akliouche sebagai Alternatif Lebih Murah untuk Bradley Barcola
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing