Suara.com - Tottenham Hotspur secara dramatis tembus ke partai final Liga Champions usai menang 3-2 pada laga leg kedua semifinal di Johan Cruyff Arena, Kamis (9/5/2019) dini hari WIB.
Sempat tertinggal 0-2 pada babak pertama, Spurs kemudian mencetak tiga gol di babak kedua lewat hat-trick Lucas Moura. Tim asuhan Mauricio Pochettino itu pun lolos berkat keunggulan gol tandang dalam agregat 3-3.
Dengan demikian, All English dipastikan bakal tersaji di final Liga Champions 2018/2019. Sebab, tim asal Inggris lainnya, Liverpool juga berhasil melangkah ke final setelah menyingkirkan Barceloan dengan agregat 4-3.
Namun, pertemuan dua klub dalam satu negara di final Liga Champions bukanlah yang pertama kali dalam sejarah. Sebelum pertemuan antara Liverpool versus Tottenham, ada enam pertandingan final klub yang berasal satu negara.
Liga Champions tahun berapa saja kira-kira? Berikut Bolatimes.com merangkum.
1. Real Madrid vs Valencia di Liga Champions 1999/2000
Final satu negara pertama terjadi pada Liga Champions 1999-2000. Pada laga itu, tercipta All Spanish yang mempertemukan Real Madrid kontra Valencia. Pada laga itu, Los Blancos berhasil menjadi juara setelah meraih kemenangan telak 3-0 lewat gol yang dilesakkan oleh Fernando Morientes, Steve McManaman, dan Raul Gonzalez.
2. AC Milan vs Juventus di Liga Champions 2002/2003
Baca Juga: Harry Kane Berharap Bisa Perkuat Tottenham di Final Liga Champions
Setelah All Spanish, tiga tahun berselang tercipta All Italian di edisi 2002/2003. Ketika itu, final Liga Champions mempertemukan AC Milan dan Juventus terjadi di yang berlangsung di Stadion Old Trafford.
Pertandingan itu akhirnya berhasil dimenangkan oleh AC Milan via adu penalti dengan skor 3-2.
3. Manchester United vs Chelsea di Liga Champions 2007/2008
Seolah bergiliran, setelah Spanyol dan Italia, All English turut tercipta di final Liga Champions 2007/2008. Final tersebut mempertemuan antara duo raksasa di Negeri Ratu Elizabeth, yakni Manchester United versus Chelsea.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey