Suara.com - Tiga poin berhasil diamankan Persija Jakarta di laga pamungkas Grup G Piala AFC 2019. Menjamu Shan United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (15/5/2019), Persija menang telak dengan skor 6-1.
Berhasil meraih tiga poin, Persija finis di posisi tiga Grup G dengan perolehan tujuh poin. Sementara Shan United tertahan di dasar klasemen.
Kemenangan tersebut juga tidak mengubah nasib Persija yang sudah dipastikan tersingkir dari ajang Piala AFC 2019.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit kick-off dibunyikan Persija tidak membutuhkan waktu lama untuk menggetarkan gawang lawan. Laga baru berjalan enam menit, papan skor berubah. Adalah Bruno Matos yang membuka keunggulan Persija di partai terakhir Grup G ini.
Unggul satu gol, Persija terus mengurung pertahanan tim tamu. Persija mendominasi penguasaan bola sebesar 59 persen di babak pertama, tim tamu nyaris tak berkutik. Mereka kesulitan untuk keluar dari tekanan dan menembus pertahanan tim besutan Ivan Kolev.
Memasuki menit 18, gawang Shan United kembali bergetar. Menyambut umpan Rohit Chand, Novri Setiawan menggandakan keunggulan Persija.
Tertinggal dua gol, tim tamu mencoba bangkit. Namun pressing tinggi yang dilakukan para penggawa Macan Kemayoran membuat permainan Shan United sulit berkembang.
Di babak kedua, dominasi Macan Kemayoran Berlanjut. Baru dua menit bola bergulir di babak kedua, papan skor kembali berubah.
Baca Juga: AFC Sanksi Denda Persija dan PSM Makassar
Kali ini Heri Susanto yang mencatatkan namanya di papan skor di menit 47, dengan memanfaatkan assist Bruno Matos.
10 menit berselang, para pemain Shan United kembali tertunduk. Riko Simanjuntak membawa Persija menjauh dengan skor 4-0 di menit 57.
Memasuki menit 81, Shan United yang tertekan di sepanjang laga berhasil membalas. Gol Zin Min Tun yang memanfaatkan umpan dari Hein Thiha Zaw memangkas jarak menjadi 4-1.
Namun gol tersebut seakan tidak berarti. Karena jelang laga usai, dua gol kembali dilesakkan Bruno Matos. Skor 6-1 untuk kemenangan Persija bertahan hingga laga usai.
Berita Terkait
-
Pengakuan Jujur Dony Tri Pamungkas Usai Bikin Pemain Bulgaria Bertubrukan di GBK
-
Dony Tri Pamungkas Jawab Rumor Abroad Ke Eropa Setelah Dapat Wejangan Khusus dari Calvin Verdonk
-
Tanpa Dua Motor Serangan, Bhayangkara FC Hadapi Persija dalam Kondisi Pincang
-
4 Bintang Persija Jakarta Kembali Usai Bela Timnas Indonesia Kini Siap Tempur Lawan Bhayangkara FC
-
Etos Kerja Lionel Messi Dibawa ke Persija Jakarta
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Obrolan Kamar Dony Tri Pamungkas dan Rizky Ridho yang Bangkitkan Semangat Juang Timnas Indonesia
-
Pep Guardiola Ingin Tinggalkan Manchester City, Klub Mulai Siapkan Skenario
-
Nicky Butt Percaya Jose Mourinho Pelatih yang Cocok untuk Tangani Manchester United
-
Pengakuan Jujur Dony Tri Pamungkas Usai Bikin Pemain Bulgaria Bertubrukan di GBK
-
Infrastruktur Terburuk di Eropa, UEFA Ancam Cabut Status Tuan Rumah Italia di Piala Eropa 2032
-
Thomas Tuchel Peringkatkan Phil Foden, Bisa Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026
-
Adem Ayem, Legenda Futsal Indonesia Puji Sosok Hector Souto
-
Belum Aman dari Degradasi, PSIM Yogyakarta Bidik Poin di Kandang Dewa United
-
Dony Tri Pamungkas Jawab Rumor Abroad Ke Eropa Setelah Dapat Wejangan Khusus dari Calvin Verdonk
-
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina Mundur dari Kursi Ketum FIGC