Suara.com - Antonio Conte menjadi pelatih anyar Inter Milan dipercaya hanya tinggal menunggu waktu saja. Conte akan menukangi Inter mulai musim 2019/20, untuk menggantikan Luciano Spalletti.
Sky Sport Italia mengklaim jika dua pekan lalu, hampir tercapai kesepakatan antara Inter dan Conte. Proses tersebut pun akan segera tuntas dalam waktu dekat, dengan Conte akan langsung diperkenalkan sebagai pelatih baru La Beneamata --julukan Inter.
Seperti diketahui, Conte sudah cukup lama menganggur, setelah eks pelatih Timnas Italia itu dipecat oleh Chelsea pada musim panas 2018 lalu.
Conte sendiri sudah tak asing dengan Serie A alias Liga Italia. Pria berusia 49 tahun itu pernah menghabiskan 13 musim sebagai pemain Juventus, bahkan menjadi kapten, sebelum kemudian menjadi pelatih klub asal Turin itu pada 2011.
Sebagai allenatore, Conte sukses mempersembahkan tiga Scudetto untuk Juventus. Well, meski dianggap sebagai legenda Juventus, Conte sempat menyatakan bahwa dirinya mungkin saja menangani tim papan atas Italia lainnya di masa depan.
Pada Maret 2013, Conte mengatakan; "Dalam sepakbola, kami para pelatih adalah profesional, jadi jangan pernah katakan tidak pada situasi apa pun."
"Saya tegaskan ada konsep yang jelas; Saya penggemer Juventus dan saya pelatih Juve. Tapi jika saya harus menangani Inter atau (AC) Milan, maka saya akan menjadi fan pertama Inter atau Milan, atau (AS) Roma dan Lazio. Saya akan selalu menjadi fan pertama tim yang saya latih," celoteh Conte kala itu.
Berita Terkait
-
Raih Gelar Ganda, Inter Milan Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028
-
Dikaitkan Gabung Barcelona, Agen Pastikan Alessandro Bastoni Bertahan di Inter Milan
-
Cetak Gol Beruntun, Pio Esposito Tegaskan Selalu Maksimal untuk Italia
-
Saga Transfer Fenerbahce Siap Adu Kaya dengan Klub Arab Demi Rekrut Conte dan Maldini
-
Kevin De Bruyne Blak-blakan Kecewa dengan Antonio Conte
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey