Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti cukup puas dengan performa anak-anak asuhannya yang sedang menjalani seleksi skuat. Sebanyak 28 pemain mampu mengikuti instruksi yang diberikan oleh Bima.
Bima mengatakan, salah satu menu latihan yang diterapkannya kepada para pemain yang tengah mengikuti seleksi adalah permainan umpan pendek, serta penguasaan bola.
Bima tidak ingin para pemain besutannya banyak melakukan umpan panjang saat melakoni pertandingan.
Bima tidak menampik jika gaya permainan yang ia usung banyak ter-influence dari pelatih asal Spanyol, Luis Milla Aspas. Sebagaimana diketahui, Bima memang sudah paham betul gaya bermain Milla karena keduanya pernah bekerja sama di Timnas Indonesia U-23.
"Kami harus mengusung sebuah gaya sepakbola. Mereka (para pemain seleksi) sudah terbiasa dengan kompetisi, apalagi mereka sudah mengenal Filanesia (Filosofi Sepakbola Indonesia). Mereka selalu build-up serangan dari bawah, progres dari bawah, karena kami tidak bisa mengajarkan mereka bermain long ball," tutur Bima Sakti.
"Saya tidak menganut hal tersebut. Apalagi saya juga belajar dari Luis Milla. Ia selalu menekankan bermain dari bawah, karena pemain yang kami miliki itu kecil-kecil," jelas pelatih berusia 43 tahun itu.
Bima menambahkan, keuntungan yang dimiliki oleh timnya adalah memiliki kecepatan. Oleh sebab itu, sektor sayap bakal jadi senjata utama tim berjuluk Garuda Asia.
"Kecepatan jadi kunci utama kami. Karena itu kelebihan dari tim Indonesia dari dulu. Di sini saya juga memiliki pemain-pemain yang punya kecepatan di sayap. Jadi kami main di tengah sebagai poros untuk main ke luar," ungkapnya.
Sebelumnya, Bima sendiri telah mencoret 13 dari 41 pemain yang ikut seleksi. Pemain-pemain yang tersisa saat ini merupakan kerangka tim untuk skuat akhir Timnas Indonesia U-16.
Baca Juga: Pelatih Timnas Indonesia U-16 Akui Sempat Bingung Coret 13 Pemain, Kenapa ?
"Kerangka tim sudah mulai ada, saya sudah punya penjaga gawang, centre-back, wing-back, gelandang, pemain depan. Sayap kanan-kiri kami sudah ada," jelasnya.
Seleksi ini dilakukan untuk membentuk skuat Timnas Indonesia U-16 yang akan berlaga di Piala AFF U-16 2019, yang akan dihelat i Thailand pada Agustus mendatang.
Pada kejuaraan tersebut, Timnas Indonesia U-16 tergabung di Grup A bersama dengan Myanmar, Vietnam, Timor Leste, Singapura, dan Filipina.
Berita Terkait
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
-
Piala Dunia U-17 dan 2 Poin Mati yang Jadi Indikator Kesuksesan Nova Arianto Bersama Garuda Muda
-
Perkuat Pertahanan, Dewa United Rekrut Bek Jebolan Timnas Indonesia U-16
-
Siapakah Aku? Ibuku Orang Yogya, Ayahku Belanda, Aku Hampir Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi