Suara.com - PSSI akan memanggil tujuh wasit yang memimpin Liga 1 2019 pada pekan pertama dan kedua. Pemanggilan tersebut dilakukan sebagai bahan evaluasi terkait kinerja pengadil lapangan tersebut. Namun, belum diketahui kapan pemanggilan itu dilakukan.
Nantinya, ada beberapa hal yang disampaikan kepada wasit yang telah memimpin jalannya pertandingan pekan pertama dan kedua di kompetisi kasta tertinggi di Indonesia ini.
Selain itu, akan ada beberapa tindakan yang dilakukan oleh PSSI jika wasit terbukti tidak memimpin pertandingan dengan benar. Salah satu hukumannya yaitu, wasit tersebut akan didegradasi untuk memimpin pertandingan di Liga 2.
"Pada pekan ini kami memanggil tujuh wasit yang sudah bertugas pada pekan pertama dan kedua Liga 1 2019. Evaluasi kami akan lakukan bersama Komite Wasit. Kami juga mengumpulkan laporan teknis dari penilai wasit (referee assessor PSSI) sebagai salah satu bahan dari evaluasi," kata Sekjen PSSI, Ratu Tisha, Senin (27/8/2019).
"PSSI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas perangkat pertandingan di semua kompetisi. Selain itu, pada tahun ini kami juga akan mendirikan badan wasit independen. Untuk itu kami tidak akan mentolerir setiap pelanggaran peraturan permainan apabila terbukti telah terjadi kesalahan," tambahnya.
Pemanggilan pengadil lapangan akan dilakukan oleh PSSI dalam dua pekannya. Oleh sebab itu, tidak hanya wasit-wasit yang bermasalah saja yang dipanggil.
"Begitu juga yang terjadi setiap pekan, dan itu yang selalu kita share ke media dengan harapan semangat ini untuk evaluasi dan mengembangkan dan membangun. Secara teknikal dan membuat lebih baik dan bukan untuk menyalahkan satu sama lain," ujarnya.
"Pada intinya hal apapun yang PSSI lakukan kita harus patuh kepada keputusan yang sudah berlaku," pungkas wanita lulusan master FIFA itu.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Liga 1 2019 dan Siaran Langsung Selasa 28 Mei
Berita Terkait
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Eksodus Pemain Naturalisasi ke Liga Indonesia: Konspirasi di Balik Target Juara Piala AFF 2026?
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Timnas U-17 Lakoni Uji Coba Lawan Cina, Siapa Pantas Jadi Pelatih?
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah