Suara.com - Kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, menjadi satu dari 26 nama yang mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 yang digelar di Yogyakarta sejak Rabu (29/5/2019). Demi memberikan yang terbaik, ia rela tidak pulang ke kampung halaman saat Idul Fitri 2019.
Para pemain Timnas Indonesia U-23 memiliki jadwal pemusatan latihan di Yogyakarta pada 29 Mei hingga 3 Juni 2019. Setalah itu, mereka akan mengikuti Merlion Cup 2019 yang digelar di Singapura pada 7-9 Juni.
Sebelum terbang ke Singapura, Timnas Indonesia U-23 diliburkan selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Juni 2019 untuk merayakan momen Idulfitri bersama keluarga. Namun, Nadeo Argawinata rela tidak mudik jika situasi dan kondisi tidak memungkinkan.
"Saya siap memberikan sesuatu yang maksimal untuk Indonesia. Meski nantinya tidak bakal lebaran di kampung halaman, saya sudah siap menjalaninya. Ini menjadi pengalaman tersendiri bagi saya. Membela negara sama seperti beribadah. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik," ujar Nadeo Argawinata seperti dilansir situs resmi Borneo FC.
Nadeo Argawinata sempat mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 dalam persiapan kualifikasi Piala AFC U-23 2020 pada Maret lalu. Namun, kiper berusia 22 tahun itu akhirnya dicoret.
Kini, kiper asal Kediri itu kembali mendapat kesempatan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23. Ia pun merasa begitu gembira.
"Senang rasanya bisa kembali bergabung bersama Timnas Indonesia dan turut serta dalam sebuah turnamen yang digelar di Singapura. Impian semua pemain adalah bergabung bersama Timnas Indonesia," tegas Nadeo.
Berita Terkait
-
Banyak Wajah Baru di TC Timnas Indonesia U-23, Ini Penjelasan Indra Sjafri
-
TC Perdana Timnas Indonesia U-23 di Yogyakarta, 6 Pemain Absen
-
TC Timnas Indonesia U-23 di Yogyakarta, Indra Sjafri Panggil 26 Pemain
-
Satu Pemain Persija Dipanggil Timnas Indonesia U-23
-
Simon McMenemy Belum Mau Panggil Pemain Timnas Indonesia U-23, Kenapa?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan