Suara.com - Pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy memang berjanji akan mempromosikan pemain-pemain muda di skuatnya. Akan tetapi, pelatih asal Skotlandia itu tidak mau mengganggu skuat timnas Indonesia U-23 asuhan Indra Sjafri.
Simon yang memang melatih timnas Indonesia senior hanya akan membawa pemain-pemain yang memang dibutuhkan. Tidak peduli apakah itu pemain senior ataupun pemain muda.
Simon memiliki alasan sendiri enggan memanggil pemain-pemain asuhan Indra Sjafri. Ia ingin Garuda Muda --julukan timnas Indonesia U-23-- fokus persiapan jelang SEA Games 2019.
"Ini adalah hal sulit, saya hanya akan mengambil pemain yang dirasa benar-benar dibutuhkan untuk diambil. Penting bagi pemain U-23 agar mereka tetap di timnya sendiri karena mereka juga sedang persiapan untuk SEA Games dan saya ingin mereka tetap bersiap secara maksimal," kata Simon di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Senin (15/4/2019).
"Ini akan mengganggu program Indra Sjafri. Pada awal tahun saya sudah bicara dengannya bahwa saya tak akan mengganggu tim dia," tambahnya.
Simon menambahkan, tahun ini agenda padat menanti timnas Indonesia U-23. Oleh karenanya, ia tidak mau menambah beban pemain dengan memasukannya ke timnas senior.
"Beberapa waktu lalu Saddil (Ramdani) main untuk U-19, U-23, senior dan Persela (Lamongan). Itu akan sangat sulit buat Saddil," Simon menambahkan.
"Ini tahun besar buat tim U-23, saya ingin mereka tetap di timnya masing-masing dan belajar banyak dari Indra Sjafri. Mudah-mudahan tahun depan (2020) baru ambil pemain U-23," pungkasnya.
Baca Juga: PSSI Ungkap Persiapan yang Bakal Dilakukan Timnas Indonesia U-15
Berita Terkait
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat