Suara.com - Gianni Infantino kembali terpilih sebagai presiden FIFA untuk kedua kalinya. Pria berkepala plontos itu akan memimpin federasi sepak bola dunia hingga empat tahun mendatang atau 2023.
Terpilihnya Infantino ditetapkan dalam kongres tahunan ke-69 di Paris, Prancis, Rabu (5/6/2019). Ia yang mencalonkan diri sebagai calon tunggal terpilih tanpa proses pemungutan suara karena tidak ada lawan.
Ini adalah periode kedua Infantino sebagai presiden FIFA, setelah menggantikan Sepp Blatter yang sebelumnya memimpin FIFA selama 17 tahun tersandung kasus korupsi pada 2016.
Infantino pun bangga kini FIFA sudah bersih dari korupsi dan berbagai skandal. Ia menegaskan bahwa kini FIFA hanya fokus untuk membicarakan sepak bola dalam setiap kesempatannya.
"Tidak ada yang membicarakan krisis di FIFA lagi atau membangunnya kembali dari awal. Tidak ada yang berbicara tentang skandal atau korupsi, kami berbicara tentang sepak bola. Kami dapat mengatakan bahwa kami telah membalikkan keadaan," kata Infantino, dikutip dari BBC.
"Organisasi ini berubah dari yang sebelumnya beracun, nyaris kriminal, menjadi seperti seharusnya, sebuah organisasi yang mengembangkan sepak bola dan sekarang identik dengan transparansi serta integritas," tuturnya menambahkan.
Infantino adalah salah satu inovator yang membuat jumlah peserta Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat bertambah, dari 32 tim menjadi 48 tim. Rencana ini bahkan hampir diterapkan pada Piala Dunia 2022 di Qatar, tetapi batal lantaran berbagai alasan.
Berita Terkait
-
Rencana Penambahan Peserta Batal, Piala Dunia 2022 Tetap Diikuti 32 Peserta
-
Incar Arsene Wenger sebagai Pelatih, Timnas Qatar Siap Bayar Mahal
-
Piala Asia 2019, Pijakan Penting Bagi Timnas Qatar Menuju Piala Dunia 2022
-
Presiden FIFA Sebut PSSI Dikelola Orang yang Tepat
-
Brasil Resmi Perpanjang Kontrak Tite
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?