Edin Dzeko pada pertandingan melawan Timnas Italia. (Marco Bertorello/AFP)

Suara.com - Striker Timnas Bosnia-Herzegovina, Edin Dzeko, kecewa dengan kekalahan yang didapat timnya atas Italia pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2020. Ia juga menyesal gagal memanfaatkan setiap peluang.

Bosnia-Herzegovina menelan kekalahan tipis 2-1 atas Italia di Allianz Stadium, Rabu (12/6/2019) dini hari WIB. Padahal, mereka sudah unggul satu gol di babak pertama lewat gol Edin Dzeko pada menit ke-32.

Namun, keadaan berubah di babak kedua, keunggulan Bosnia-Herzegovina lenyap setelah Italia membalas dua gol pada babak kedua melalui aksi Lorenzo Insigne (49’) dan Marco Verratti (86’).

Sebenarnya, Edin Dzeko sempat berpeluang mencetak gol kedua setelah jeda istirahat pertandingan babak pertama. Namun, ia gagal mengonversi peluang tersebut untuk menjadi sebuah gol.

"Kami pantas bermain seri, tetapi Italia memiliki energi lebih dari kami di babak kedua. Penyesalan terbesar saya adalah kami tidak berhasil mencetak gol kedua ketika memiliki kesempatan untuk melakukannya," ujar Dzeko di laman resmi UEFA, Rabu (12/6/2019).

"Kami bisa melukai mereka dengan gol kedua, tetapi kami kebobolan dua gol indah," imbuhnya.

Kekalahan itu membuat peluang Bosnia-Herzegovina untuk lolos ke putaran final Piala Eropa 2020 semakin tipis. Saat ini, Edin Dzeko dan kolega terlempar di posisi lima klasemen sementara Grup J dengan koleksi empat poin dari empat laga.

Meski demikian, Dzeko berharap Bosnia-Herzegovina tetap bisa lolos ke putaran final Piala Eropa 2020. Pada laga selanjutnya lawan yang akan dihadapi adalah Liechtenstein dan Armenia.

"Kami masih berharap lolos, tetapi kami memainkan pertandingan yang buruk melawan Finlandia dan poin-poin itu bisa sangat merugikan kami," tutup striker AS Roma itu.