Suara.com - Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi, akhirnya benar-benar geram dengan tingkah laku para pemainnya. Ia pun mengultimatum agar tak ada lagi yang berlagak bak superstar jika ingin tetap bertahan di PSG.
PSG musim lalu memang terbilang tak sukses-sukses amat. Pasalnya, klub bertabur bintang itu hanya mampu meraih dua trofi domestik, yakni Ligue 1 dan Piala Super Prancis.
Sementara di kancah Eropa, PSG gagal total setelah tersingkir di babak 16 besar Liga Champions usai dikalahkan Manchester United. Padahal, kubu Les Parisiens memiliki hasrat besar menjuarai kompetisi paling elite di Benua Biru tersebut.
''Para pemain harus memikul tanggung jawab lebih dari sebelumnya. Ini akan berbeda, mereka akan lebih berusaha, lebih bekerja keras, mereka di sini tidak untuk bersenang-senang,'' ujar Nasser Al-Khelaifi dalam wawancara bersama France Football.
''Dan jika mereka tidak setuju atas sikap ini, pintu telah terbuka. Ciao! Saya tidak mau lagi ada yang punya sikap superstar,'' tandasnya.
Kegeraman Nasser Al-Khelaifi memang beralasan. Pasalnya, banyak pemain PSG yang tersandung masalah akhir-akhir ini, sehingga merusak konsentrasi mereka sebagai pesepak bola profesional.
Beberapa pekan lalu, Neymar tersandung kasus dugaan pemerkosaan kepada seorang perempuan yang dikenalnya lewat media sosial. Bahkan sebelumnya, pemain asal Brasil itu juga terlibat pemukulan terhadap seorang suporter setelah PSG kalah di final Piala Prancis.
Tak cuma Neymar, bintang muda mereka, Kylian Mbappe juga tengah menjadi sorotan lantaran mengaku sudah jengah berada di Parc des Princes. Pemain 20 tahun itu pun membuka pintu bermain di klub lain.
Kemudian ada gelandang Adrien Rabiot. Sudah sejak awal musim lalu ia sudah tak lagi menjadi bagian skuat inti PSG lantaran ngotot pergi dan menolak perpanjangan kontrak.
Baca Juga: PSG Tawarkan Gaji Super Tinggi untuk Matthijs de Ligt
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey