Suara.com - PSIM Yogyakarta berencana menggelar launching tim untuk menghadapi Liga 2 2019 di Pendapa Balaikota Yogyakarta pada Selasa (17/6/2019) malam hari WIB. Jauh dari kemewahan, acara tersebut dipastikan bakal dihelat dengan cara yang sederhana.
Keputusan itu diambil lantaran PSIM masih dalam keadaan berduka setelah media officer tim, Robertus Sumiarno, berpulang pada Sabtu (15/6/2019). Oleh sebab itu, acara doa bersama dan bakti sosial lebih dipilih oleh manajemen Laskar Mataram.
"Launching tim tidak perlu berpesta, kami baru saja kehilangan Pak Rob. Nuansa religi dengan pengajian dan bakti sosial ke panti asuhan menjadi pilihan tepat. Kami sepakat memilih doa bersama dan beramal untuk rangkaian acara launching tim," kata CEO PSIM, Bambang Susanto.
Namun, seluruh pecinta PSIM tidak dapat hadir di Pendapa Balaikota Yogyakarta untuk menyaksikan acara launching tim, karena tidak dibuka secara umum. Sebagai gantinya, telah disiapkan kuota tersendiri untuk perwakilan suporter.
Meski demikian, Bambang Susanto berharap doa dan dukungan masyarakat Yogyakarta tetap mengalir untuk Hendika Arga Permana dan kolega untuk mencapai target promosi ke Liga 1 2020.
"Acara memang tidak terbuka untuk umum, tetapi kami berharap doa dan dukungan warga Yogyakarta untuk perjuangan PSIM berkompetisi di Liga 2 dan sukses promosi ke Liga 1. Perwakilan suporter tetap kami undang untuk acara launching tim," imbuh pengusaha asal Semarang itu.
PSIM Yogyakarta memiliki 28 pemain untuk mengarungi Liga 2 2019. Beberapa pemain berlabel bintang seperti Cristian Gonzales, Ichsan Pratama, hingga Raphael Maitimo, berhasil didatangkan untuk mewujudkan ambisi naik kasta.
Sebagai keseriusan menuju Liga 1, manajemen Laskar Mataram juga sukses memboyong pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri. Ia didapuk sebagai konsultan pemain muda untuk menciptakan pemain PSIM asal Yogyakarta di masa depan.
Baca Juga: PSSI: Rencana Penggunaan VAR di Liga 1 Sudah Masuk Tahap Lanjut
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
-
Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA
-
Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026
-
Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa
-
Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak
-
Paraguay Dibantai AS, Si Bulldog Menyalak Nyaring Sebut Gustavo Alfaro Cuma Jago Ngomong
-
Momen Emosional Lionel Scaloni Jelang Laga Perdana Argentina di Piala Dunia 2026
-
Pernah Dibikin Malu Shin Tae-yong, Herve Renard Dikabarkan Jadi Pelatih Tunisia
-
Satu Kata Penuh Makna Kuat Disuarakan Lionel Messi Jelang Argentina vs Aljazair