Suara.com - Luis Enrique resmi mundur dari jabatan pelatih Timnas Spanyol pada Rabu (19/6/2019). Tidak ada alasan yang dijelaskan secara gamblang, dirinya hanya mengaku sedang memiliki masalah pribadi.
Alasan pribadi tersebut juga membuat Enrique absen dalam tiga pertandingan terakhir Spanyol di Kualifikasi Euro 2020, ketika menghadapi Malta, Kepulauan Faroe, dan Swedia. Lantaran tak kunjung rampung, ia akhirnya memutuskan untuk mundur.
"Ada alasan yang menghalangi saya untuk berfungsi secara normal sebagai pelatih sejak Maret lalu hingga hari ini, saya telah memutuskan untuk meninggalkan posisi (pelatih kepala Spanyol)," isi surat Luis Enrique, dikutip dari Marca.
"Saya sangat berterima kasih kepada mereka yang bertanggung jawab di RFEF (Federasi Sepak Bola Spanyol), atas kepercayaan dan pengertian yang ditunjukkan," lanjutnya.
"Terima kasih terutama kepada semua orang yang merupakan bagian dari staf dan kepada para pemain atas profesionalisme mereka. Tidak lupa juga media atas kebijaksanaan Anda dan menghormati situasi. Terima kasih dari lubuk hati saya," tutup mantan arsitek Barcelona itu.
Enrique pertama kali mendampingi Timnas Spanyol pada September 2018, ketika mengalahkan Inggris pada ajang UEFA Nations League. Selama menangani Sergio Ramos dan kolega, ia sukses mempersembahkan delapan kemenangan dan dua kekalahan dari 10 pertandingan.
Sebagai gantinya, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) telah menunjuk asisten Luis Enrique, Roberto Moreno untuk menangani La Furia Roja. Keputusan ini pun terbilang berani mengingat Moreno belum memiliki pengalaman sebagai pelatih kepala.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia