Suara.com - Kejadian nahas menimpa kapten Bhayangkara FC, Indra Kahfi, saat menghadapi PSS Sleman dalam lanjutan pekan kelima Shopee Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Jumat (21/06/19). Ia berbenturan keras dengan kipernya sendiri, Wahyu Tri Nugroho.
Awal mula insiden itu adalah ketika Wahyu yang berusaha memotong bola lambung yang mengarah ke kotak penalti, tetapi justru berbenturan dengan Indra. Keduanya lantas terkapar di atas lapangan.
Indra bahkan sempat mendapatkan perawatan intensif dari tim medis dan hampir dibawa ke rumah sakit. Namun, kakak kandung dari Andritany Ardiyasa itu akhirnya masih mampu ditangani di ruang medis stadion.
Manajer Bhayangkara FC, AKBP Sumardji, menyebut kondisi Indra sudah mulai membaik dan harus menerima 10 jahitan di kepala. Bek 32 tahun itu pun diprediksi akan absen selama 4-6 minggu.
"Alhamdulillah kondisinya saat ini sudah stabil dan bisa diajak ngobrol. Hanya memang mendapatkan 10 jahitan di kepala. Kalau pengalaman yang sudah-sudah, Indra diprediksi absen satu sampai satu setengah bulan," ungkap Sumardji.
Selepas pertandingan, Indra Kahfi juga kembali diperiksa di salah satu rumah sakit ternama di Yogyakarta. Hal itu dilakukan demi mengantisipasi cedera-cedera lain yang tidak diinginkan.
"Indra Kahfi kami bawa ke rumah sakit, termasuk nanti di MRI (Magnetic Resonance Imaging). Supaya jelas sakitnya apa, apakah ada yang lain, soalnya di bagian kepala," tutup manajer Bhayangkara FC tersebut.
Indra Kahfi sendiri telah mengonfirmasi kondisi terbarunya melalui Instagram pribadinya, Sabtu (22/6/2019). Ia mengaku sudah membaik dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada banyak pihak yang memberikan pertolongan.
"Alhamdulillah, pasca benturan dengan rekan satu tim saya, Wahyu Tri Nugroho, kondisi saya saat ini sudah membaik. Terima kasih atas kesiapan dan penanganan yang cepat, baik, dan benar dari tim medis Bhayangkara FC dan Panpel PSS Sleman. Terima kasih juga atas doa dan dukungan semua pihak. Tanpa itu semua, saya tidak bisa dalam kondisi sebaik ini," tulis Indra Kahfi.
Baca Juga: Blak-blakan, Presiden Napoli Doakan Sarri Tak Juara di Juventus
Berita Terkait
-
Gagal Menang dari PSS Sleman, Ini Alasan Pelatih Bhayangkara FC
-
Selamat dari Kekalahan, Pelatih PSS Sleman Tetap Tak Puas
-
PSS Sleman vs Bhayangkara FC Berakhir Sama Kuat di Stadion Maguwoharjo
-
Hadapi Bhayangkara FC, 3 Pemain PSS Sleman Cedera dan 6 Pilar Kurang Fit
-
Kapten PSS Sleman Pastikan Tampil Ngotot Lawan Bhayangkara FC
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Thomas Frank Resmi Dipecat Tottenham Hotspur, Ruben Amorim Bakal Jadi Pengganti?
-
Ronald Araujo Alami Depresi, Hansi Flick Tunjuk Hidung Luis Enrique
-
Seberapa Besar Peluang Elkan Baggott Main di BRI Super League, Bela Persib atau Persija?
-
Conceicao Tegas Setia di Juventus, Tapi Frustrasi Minim Gol: Ini Hanya Soal Waktu!
-
Spanyol Krisis Striker Jelang Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Putar Otak
-
3 Pemain Liga Indonesia yang Viral karena Dugaan Kekerasan terhadap Perempuan
-
Kontrak Segera Habis, Nathan Tjoe-A-On Bakal Merumput di Super League?
-
Debut John Herdman, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis 27 Maret
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Transfer ke Arab Saudi Kembali Memanas! Salah Bakal Susul Cristiano Ronaldo dan Sadio Mane