Suara.com - Timnas Chile membuang peluang untuk lolos ke perempatfinal Copa America 2019, usai takluk dengan skor tipis 0-1 dari Uruguay pada laga matchday pamungkas Grup C, Selasa (25/6/2019) pagi WIB.
Gol Edinson Cavani pada menit 82 menjadi gol tunggal sekaligus gol kemenangan Uruguay atas Chile di Estadio Jornalista Mário Filho, Maracana, Rio de Janeiro.
Dengan kemenangan ini, Uruguay pun memastikan diri jadi juara Grup C dengan poin tujuh dari tiga pertandingan. Luis Suarez dan kolega lolos ke perempatfinal Copa America 2019.
Sementara itu, Chile, yang merupakan kampiun Copa America dalam dua edisi terakhir sebelum 2019, lolos ke babak delapan besar dengan status runner-up Grup C usai mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan.
Gagal menyegel status juara grup, pelatih Timnas Chile, Reinaldo Rueda pun mengaku kecewa. Sang juru taktik menyoroti masalah konsentrasi anak-anak asuhannya, yang kecolongan gol Cavani di 10 menit terakhir waktu normal.
Rueda mengakui jika pasukannya harus rela menelan kekalahan lantaran lengah mengantisipasi serangan lawan, khususnya dalam duel-duel udara.
"Tidak diragukan lagi, ini laga yang ketat. Kami tahu tentang kualitas lawan kami, dengan sistem yang terjabarkan dengan baik, gaya yang sulit khususnya dalam hal permainan udara mereka. Sayang, kami lengah dalam hal konsentrasi. Sangat mengecewakan kami kalah karena ini," tutur Rueda seperti dimuat AS Colombia.
Di babak perempatfinal nanti, Chile akan menantang Kolombia, lawan yang tentu akan sangat berat bagi Alexis Sanchez dan kawan-kawan.
Bagaimana tidak, Kolombia mengoleksi poin sempurna sembilan dari tiga laga mereka di Grup B. Los Cafeteros --julukan Kolombia-- melenggang ke perempatfinal dengan status juara grup, mempecundangi Argentina yang hanya bisa jadi runner-up, serta Paraguay yang lolos dengan status salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Baca Juga: Lolos ke Perempatfinal Usai Menekuk Chile, Cavani Puji Mentalitas Uruguay
"Melawan Kolombia itu akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, sangat menuntut karena cara bermain mereka yang pasti akan menyulitkan kami," ucap Rueda.
"Tapi kami akan memulihkan para pemain kami setelah apa yang dilakukan melawan Uruguay, untuk membuat mereka siap menghadapi pertandingan itu," tuntas pelatih berusia 62 tahun yang menariknya merupakan warga negara Kolombia tersebut.
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?