Suara.com - Persela Lamongan kembali menelan kekalahan di Liga 1 2019. Pada laga tunda pekan keempat melawan tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (26/6/2019) malam WIB, Persela tumbang 1-3.
Dengan hasil ini, Persela belum juga meraih kemenangan dalam lima laga yang telah mereka jalani di Liga 1 2019.
Klub berjuluk Laskar Joko Tingkir pun kini masih terpuruk di zona merah, tepatnya di peringkat 17 klasemen sementara dengan dua poin dari lima laga.
Pada pertandingan tadi malam, Persela sejatinya unggul cepat 1-0 via Mochammad Zaenuri saat laga baru berjalan tiga menit.
Namun, seperti kehilangan kepercayaan dirinya, tiga gol harus bersarang ke gawang Persela. Laskar Joko Tingkir sendiri praktis kolaps di 15 menit akhir laga, dengan kebobolan dua gol.
Usai pertandingan, pelatih kepala Persela, Pesela Aji Santoso mengungkap penyebab kekalahan teranyar timnya. Ia berkilah bahwa Persela masih belum dinaungi oleh keberuntungan.
"Pertandingan ini masih sama seperti sebelum-sebelumnya, kami masih belum dinaungi oleh keberuntungan di musim ini," kilah Aji dalam jumpa pers usai pertandingan.
Aji menambahkan, anak-anak asuhannya tidak fokus menjaga keunggulan di pertandingan tersebut. Lini belakang menurutnya sering membuat kesalahan, sehingga mampu dimanfaatkan oleh Bhayangkara FC.
"Anak-anak sebenarnya dari awal bermain cukup bagus pada laga kali ini. Hanya saja mereka kurang fokus selama pertandingan. Ini penyebab kita kalah," tutur Aji Santoso.
Baca Juga: Liga 1 2019: Bhayangkara FC Taklukkan Persela Lamongan 3-1
"Gol pertama Bhayangkara itu (via Anderson Salles), seharusnya pemain kami bisa antisipasi. Lalu gol kedua (juga via Anderson Salles), pemain belakang kami seharusnya tidak melakukan pelanggaran. Padahal, waktu meeting tim saya sudah kasih tahu ada dua pemain Bhayangkara FC yang memiliki tendangan bebas bagus," tukas legenda Timnas Indonesia itu menyayangkan.
Berita Terkait
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Bhayangkara FC Optimis Buat Kejutan di Kandang Malut United
-
Buntut Aksi Tak Terpuji ke Spaso, Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi Tambahan untuk Rafael Struick
-
Bhayangkara FC Resmi Rekrut 3 Pemain Asing Baru Untuk Perkuat Lini Serang, Siapa Saja?
-
Radja Nainggolan Diincar Klub Super League, Comeback ke Indonesia?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama