Suara.com - Klub Persija Jakarta akan memaksimalkan laga kandang untuk menaklukkan Borneo FC di pertandingan leg pertama semifinal Piala Indonesia yang akan digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Jawa Barat, Sabtu (29/6/2019).
"Setelah beberapa lama, kami akhirnya bermain lagi di kandang. Semoga kami mendapatkan hasil maksimal," ujar kapten sekaligus penjaga gawang Persija Andritany Ardhiyasa di Cikarang, Jumat (28/6/2019).
Kemenangan, khususnya dengan selisih skor lebih dari dua gol, akan membuat beban Persija lebih ringan menatap leg kedua yang berlangsung di kandang Borneo.
Terkait kandang Persija yang tidak di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Andritany menilai hal itu tidak menjadi masalah.
Selain jarak tidak jauh dari Jakarta, loyalitas suporter Persija The Jakmania tidak perlu diragukan. Di mana pun Persija bertanding, mereka pasti akan datang untuk meramaikan dan memberikan dukungan.
"Pertandingan kandang kami terakhir saat melawan Bali United di perempat final Piala Indonesia juga digelar di sini, di Stadion Wibawa Mukti. Namun, stadion tetap penuh. The Jakmania selalu datang dan mengobarkan semangat kami di lapangan," tutur Andritany seperti dikutip Antara.
Laga kandang terakhir Persija yang dimaksud Andritany adalah pada Minggu (5/5/2019), di mana mereka menundukkan Bali United 1-0 dan memastikan diri melaju ke empat besar Piala Indonesia 2018-2019.
Sementara pelatih Persija Julio Banuelos menyebut, meski berstatus kandang, laga kontra Borneo FC tidak akan mudah.
"Namun, saya yakin dengan kekuatan tim. Kami sudah berlatih selama seminggu terakhir. Saya berharap kami tampil maksimal dan memenangkan pertandingan," tutur Banuelos.
Baca Juga: Hadapi Borneo FC, Cedera Pemain dan Jadwal Padat Persija Pusingkan Banuelos
Berita Terkait
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Persija Jakarta Berduka, Salah Satu Gelandang Terbaiknya Meninggal Dunia
-
3 Klub Super League yang Cocok untuk Adrian Wibowo, Salah Satunya Persebaya
-
Persija Jakarta Menjadi Klub Paling Banyak Tampung Pemain Keturunan Indonesia, Siapa Saja?
-
Pelatih Arema FC Ungkap Pemicu Keributan dengan Mauricio Souza di Gelora Bung Karno Jakarta
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Hanya Bergantung Nama Jokowi, Posisi Gibran Dinilai Rentan Terdepak dari Bursa Cawapres Prabowo 2029
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
Bomber Haus Gol Keturunan Indonesia: Umur 23 Tahun, 19 Laga 15 Gol, Siapa Dia?
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang
-
FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Tanpa Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya