Suara.com - Juventus dikabarkan telah mengajukan tawaran tahap awal untuk mendapatkan kapten Ajax Matthijs de Ligt dengan nilai sekitar 58 juta poundsterling (sekitar Rp1,03 triliun).
Dilansir Sky Sports, Kamis (4/7/2019), dengan tawaran yang diajukan jawara Serie A Italia, Ajax akan menerima uang muka sebesar 49,3 juta poundsterling (sekitar Rp 876 miliar) dengan tambahan 9 juta poundsterling (sekitar Rp 160 miliar).
Juventus telah menyetujui kontrak lima tahun senilai 10,7 juta poundsterling (sekitar Rp 190 miliar) per musim dengan agen De Ligt, Mino Raiola.
Ajax belum memberikan jawaban atas proposal yang diajukan Juventus. Kabarnya, juara Eredivisie musim lalu itu menginginkan 67,3 juta poundsterling (sekitar Rp 1,19 triliun) untuk bek tengah berusia 19 tahun tersebut.
Keinginan Juventus pun terancam batal terwujud karena kabarnya Paris Saint- Germain (PSG) berani membayar nilai transfer yang diinginkan Ajax.
Sementara dari sisi sang pemain, De Ligt pernah menyatakan jika dirinya tertarik untuk berlabuh di Turin dan berseragam Bianconerri.
Keinginan pemain 19 tahun itu diberitakan DeTelegraaf pada 22 Juni 2019, yang menyebut De Ligt akan menerima gaji fantastis di Juventus, yakni 20 juta euro per tahun. Jumlah itu adalah yang terbesar nomor dua di Kota Turin setelah Cristiano Ronaldo yang digaji 30 juta euro per tahun.
De Ligt juga pernah mengaku diminta bergabung ke Juventus oleh Cristiano Ronaldo. Permintaan itu disampaikan Ronaldo saat Portugal bersua Belanda di partai final UEFA Nations League.
"Ronaldo memintaku untuk gabung Juventus. Aku terkejut dengan permintaannya, itulah kenapa aku tertawa. Awalnya aku tidak paham," kata De Ligt, dikutip dari Marca pada Juni 2019.
Baca Juga: Matthijs de Ligt: Saya Miliki Seragam Ronaldo, Saya Ingin Seperti Dia
Di musim 2018/2019, De Ligt tampil sebanyak 55 kali bersama Ajax di semua kompetisi dan sukses mengantarkan tim berjuluk de Godenzonen memenangkan Eredivisie, Piala KNBV dan lolos ke semifinal Liga Champions.
Berita Terkait
-
Fred Grim Kehilangan Pekerjaan di Ajax, Eks Pelatih Lionel Messi Serang Maarten Paes
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Emil Audero Dapat Kabar Gembira soal Transfer ke Juventus
-
Debut Oscar Garcia di Ajax, Begini Komentar Jujurnya Soal Posisi Maarten Paes
-
Thuram Murka! Hinaan ke Vinicius Jr Dianggap Serangan ke Dirinya Juga
-
Posisi Maarten Paes Aman di Bawah Pelatih Anyar Ajax Amsterdam?
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
Terkini
-
FFI Umumkan Daftar 19 Pemain untuk Persiapan Piala AFF Futsal 2026
-
Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia
-
Eugen Polanski Janji Tak Otak-atik Formasi, Kevin Diks Terus Jadi Kapten Gladbach?
-
Fred Grim Kehilangan Pekerjaan di Ajax, Eks Pelatih Lionel Messi Serang Maarten Paes
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Emil Audero Dapat Kabar Gembira soal Transfer ke Juventus
-
4 Pemain Top Eks Anak Asuh Simon Grayson, Ada Eks Kiper Timnas Inggris hingga Anak Legenda MU
-
Media Belanda Tiba-tiba Heboh Soal Jens Raven Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Finalissima 2026 Batal karena Perang AS - Israel dan Iran, Begini Respons Lionel Messi
-
Debut Oscar Garcia di Ajax, Begini Komentar Jujurnya Soal Posisi Maarten Paes
-
Kemenangan Depan Mata Persija Sirna, Maxwell Souza Minta Maaf ke Jakmania