Suara.com - Striker Borneo FC Lerby Eliandry mengaku ingin mewujudkan mimpi masyarakat Samarinda, yaitu melihat Borneo FC berlaga di Piala AFC 2020. Untuk mewujudkan mimpi tersebut, Borneo FC harus melakukan satu hal terlebih dulu yaitu menyingkirkan Persija Jakarta dari ajang Piala Indonesia.
Sebagaimana diketahui, pemenang Piala Indonesia akan berlaga di Piala AFC 2020. Berdasarkan keputusan PSSI, juara Piala Indonesia berhak mengisi satu slot di kejuaraan antar klub kasta kedua Asia itu.
Pertandingan semifinal antara kedua tim akan tersaji di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (6/7/2019). Ini merupakan pertemuan kedua, setelah di leg pertama Pesut Etam --julukan Borneo FC-- takluk 1-2.
Bukan tidak mungkin bagi Borneo FC bisa mengalahkan Persija. Berhasil mencuri satu gol di laga tandang di leg pertama, Borneo FC hanya membutuhkan kemenangan 1-0 untuk melaju ke final Piala Indonesia.
"Target kami menang di laga besok, target kami wujudkan mimpi karena ini impian kita, sebagai warga Samarinda agar main di AFC. Sekarang tinggal beberapa pertandingan ke depan," kata Lerby dalam jumpa pers jelang pertandingan, Jumat (5/7/2019).
"Tak ada yang tak mungkin untuk kami. Karena kami lihat Borneo selalu bekerja keras di setiap pertandingan," tambahnya.
Oleh sebab itu, Lerby meminta doa serta dukungan dari masyarakat Samarinda di laga besok. Dukungan yang diberikan akan menambah motivasi agar bisa memenangi pertandingan besok.
"Saya berharap doa warga Samarinda, tanpa terkecuali, agar bisa berikan dukungan buat pertandingan besok. Itu jadi semangat buat pemain," pungkasnya.
Baca Juga: Jelang Borneo FC vs Persija, Mario Gomez: Target Kami Menang
Berita Terkait
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Persija Jakarta Berduka, Salah Satu Gelandang Terbaiknya Meninggal Dunia
-
3 Klub Super League yang Cocok untuk Adrian Wibowo, Salah Satunya Persebaya
-
Persija Jakarta Menjadi Klub Paling Banyak Tampung Pemain Keturunan Indonesia, Siapa Saja?
-
Pelatih Arema FC Ungkap Pemicu Keributan dengan Mauricio Souza di Gelora Bung Karno Jakarta
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Hanya Bergantung Nama Jokowi, Posisi Gibran Dinilai Rentan Terdepak dari Bursa Cawapres Prabowo 2029
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
Bomber Haus Gol Keturunan Indonesia: Umur 23 Tahun, 19 Laga 15 Gol, Siapa Dia?
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang
-
FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Tanpa Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya