Suara.com - Pengundian babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia telah dilakukan. Timnas Indonesia yang juga akan ikut ambil bagian, tergabung di Grup G.
Drawing digelar di markas konfederasi sepakbola Asia (AFC) di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (17/7/2019) petang WIB. Sebanyak 40 negara Asia akan berpartisipasi di babak kualifikasi fase kedua ini.
Ke-40 negara tersebut masuk ke dalam delapan grup, di mana masing-masing grup diisi oleh lima negara. Babak kualifikasi kedua Piala Dunia 2022 zona Asia ini akan dihelat mulai 5 September 2019 sampai Juni tahun depan.
Juara dari masing-masing grup (delapan tim) dan empat runner-up terbaik akan lolos ke babak kualifikasi ketiga alias tahap akhir, sebelum diketahui tim-tim mana yang akan mewakili Asia di putaran final Piala Dunia 2022 Qatar.
Para juara grup dan runner-up terbaik tersebut juga otomatis langsung lolos mengikuti Piala Asia 2023 di China. Kemudian tim terbaik dari 24 tim tersisa akan kembali bertanding guna memperebutkan slot Piala Asia yang tersisa.
Timnas Indonesia sendiri terhindar dari grup neraka dan bisa dibilang tergabung di grup yang cukup 'mudah'. Pasalnya lawan-lawan yang akan dihadapi skuat asuhan Simon McMenemy di Grup G terbilang sudah familiar.
Ya, kebetulan yang luar biasa, Indonesia segrup dengan Vietnam, Thailand dan Malaysia. Tiga negara tersebut merupakan lawan-lawan yang sudah biasa dihadapi tim Garuda di level Asia Tenggara.
Selain tiga negara ASEAN tersebut, Timnas Senior Indonesia juga akan menghadapi Uni Emirat Arab sebagai tim pot 1 yang merupakan unggulan dari Grup G ini.
Well, tak salah jika harapan Indonesia cukup besar untuk melaju, setidaknya sampai babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia tahap akhir.
Baca Juga: Fakhri Masih Belum Puas dengan Performa Timnas Indonesia U-19
Jika berhasil lolos sampai ke tahap tersebut, Indonesia tentu bakal bertemu para raksasa Asia macam Jepang, Iran, Korea Selatan, Arab Saudi, Qatar, hingga Australia
Hasil undian Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia:
Grup A
China
Suriah
Filipina
Maladewa
Guam
Grup B
Australia
Yordania
Taiwan
Kuwait
Nepal
Berita Terkait
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Gunakan Format Kompetisi, Indonesia Bakal Bertemu Bulgaria di FIFA Series?
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi