Suara.com - PT Liga Indonesia Baru ( PT LIB) memastikan tidak akan ada lagi penundaan jadwal pertandingan di Liga 1 2019. Hal itu setelah beberapa agenda nasional telah dilewatkan.
Sebelumnya, di awal-awal bergulirnya Liga 1 2019 ada sejumlah jadwal pertandingan yang ditunda. Hal ini dikarenakan karena berbagai faktor seperti izin keamanan dan agenda yang melibatkan tim nasional.
Ke depan, Direktur interim PT LIB, Dirk Soplanit mengatakan jadwal akan berjalan normal. Itu setelah pihaknya melakukan komunikasi dengan pihak terkait.
"Sudah, sudah mulai lancar. Karena kemarin itu saya lakukan pembicaraan intensif dengan pejabat Polri. Kelihatan mereka sudah memberikan dukungan sesuai jadwal yang kami sampaikan, Mudah-mudahan semua lancar," kata Dirk di Jakarta, Rabu (17/7/2019) malam.
Dirk menyebutkan penundaan jadwal sangat berpengaruh dengan kerja sama antar sponsor, salah satunya pemegang hak siar. Oleh sebab itu, PT LIB berkomitmen tidak akan lagi mengecewakan pihak sponsor.
"Kemarin nggak enak ya, seperti Indosiar punya rancangan 15.30 WIB live Tira-Persikabo vs Persija Jakarta, kemudian lanjut 18.30 WIB live Persib Bandung vs Kalteng Putra. Tiba-tiba Polres Bandung memajukan pertandingan Persib sama Kalteng, jadi setengah mati juga," curhatnya.
"Surat dari Polres kepada Persib itu tanggal 14 (Juli) Minggu dan mereka harus main tanggal 16 (Juli). Terpaksa Senin (15 Juli) pagi-pagi saya harus lari ke Mabes Polri untuk bisa menukar itu secepatnya utuk mengubah kembali keputusan Kapolres itu, inikan mesti dari atas," ungkapnya.
"Akhirnya bisa berhasil ke jadwal semula. Ke depan mudah-mudahan dengan apa yang terjadi semua lebih baik lagi," pungkasnya.
Saat ini, Liga 1 2019 sudah memasuki pekan kesembilan. Namun, belum semua tim telah memainkan sembilan pertandingan. Hal ini dikarenakan penundaan jadwan di pekan-pekan sebelumnya.
Baca Juga: Hasil Liga 1 2019, Rabu 17 Juli dan Klasemen Sementara
Berita Terkait
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan
-
Guru Patrick Kluivert dari Banten Singgung Aturan 11 Pemain Asing di Super League
-
Pra Musim Liga Putri Dimulai 2026, Ini Daftar 4 Klub Jadi Peserta
-
Media Vietnam Kritik Kuota 11 Pemain Asing di Liga Indonesia karena Hal ini
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera
-
Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti
-
Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135
-
Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun
-
Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo
-
Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo
-
Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare
-
Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya