Suara.com - PSM Makassar akan menjalani pertandingan leg kedua final Piala Indonesia kontra Persija Jakarta di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (28/7/2019). Kemenangan menjadi harga mati bagi tim berjuluk Juku Eja.
Ya, hal ini dikarenakan di leg pertama PSM Makassar takluk 0-1 dari Persija pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (21/7/2019).
Kini, Zulham Zamrun dan kawan-kawan tengah dalam kepercayaan diri tinggi, untuk mencari kemenangan dengan selisih dua gol. Hanya skor tersebut sajalah yang bisa membuat PSM angkat trofi juara setelah 19 tahun.
Selain bermain di kandang, dukungan suporter bakal membuat motivasi para pemain berlipat ganda. Apalagi, hampir sebagian besar penggawa PSM bisa dimainkan.
"Saya sudah merasakannya pada sejumlah laga di Makassar. Yel suporter sepanjang pertandingan membuat pemain seperti tak kenal lelah," kata Pelatih PSM Darije Kalezic dalam jumpa pers sehari jelang pertandingan.
Hanya Marc Anthony Klok saja yang absen karena sedang menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Sementara Wiljan Pluim diprediksi sudah bisa tampil karena sudah mengikuti latihan secara reguler pasca cedera yang dideritanya.
Tentu, jadi angin segar jika bisa memainkan Pluim. Sebab, sang pemain merupakan andalan lini tengah Pelatih Darije Kalezic.
Namun, Guy Junior, Eero Markkanen, dan Ferdinand Sinaga harus tetap bersiap menunggu keputusan akhir Kalezic perihal siapa yang menjadi starter.
Sementara Persija ada sedikit masalah. Meski telah unggul 1-0 di leg pertama, Ismed Sofyan dan kawan-kawan pantang meremehkan PSM.
Baca Juga: Banuelos Pastikan Persija Siap Tempur di Leg Kedua Final Piala Indonesia
Sebab, Macan Kemayoran --julukan Persija-- belum mendapat kemenangan dalam dua laga terakhir saat bermain di Stadion Andi Mattalatta, Makassar. Namun, Pelatih Persija Julio Banuelos meyakini anak asuhannya tetap siap.
"Tidak ada istilah bertahan menurut kami. Kami memang unggul satu gol. Namun demikian, kalau bertahan di kandang PSM, itu sama dengan menyerah," ujar Banuelos
Tak sampai di situ, Pasukan Ibu Kota mendapatkan teror kurang mengenakan jelang pertandingan final tersebut. Dibuat tak nyaman saat sedang istirahat hingga bus rombongan tim ditimpuki oleh sekumpulan orang.
Akibatnya, kaca bus mengalami pecah dan salah satu ofisial tim Persija Jakarta mengalami luka.
"Saya tidur jam 22.00 WITA, lalu saya terbangun karena kejadian itu memang berada pas di depan hotel. Saya mendengar petasan dan suara sepeda motor," ungkap gelandang Persija, Riko Simanjuntak.
Prakiraan Susunan Pemain:
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Puji Lamine Yamal, Hansi Flick: Semua Orang Tahu Kualitasnya
-
Arne Slot Puas Liverpool Hajar West Ham, tapi Bukan Performa Terbaik Musim Ini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab