Suara.com - Manajer Manchester CIty, Pep Guardiola mendukung penuh perubahan posisi Raheem Sterling menjadi penyerang tengah. Padahal, bintang berusia 24 tahun itu selama ini lebih dikenal sebagai winger murni.
Komentar ini terlontar dari mulut Guardiola usai Man City tampil beringas di pekan pembuka Liga Inggris 2019/2020. Bertamu ke London Stadium yang merupakan markas dari West Ham United, Sabtu (10/8/2019) malam WIB, The Citizens --julukan Man City-- menang besar 5-0.
Dalam laga tersebut, Sterling tampil fenomenal dengan mengemas hat-trick untuk Man City. Ini melanjutkan performa ciamik pemain internasional Inggris itu di sepanjang musim lalu.
Tak ayal, Guardiola pun melontarkan pujian setinggi langit pada pemain andalannya itu. Selain memang haus gol, meningkatnya kemampuan fisik serta skill Sterling membuat Guardiola yakin jika sang attacker kini layak ditempatkan sebagai penyerang tengah secara reguler.
Pelatih berusia 48 tahun itu juga menyebut, Sterling memiliki fleksibilitas untuk tampil di setiap posisi di lini depan.
"Sejak kami memulai musim ini di China (masa pramusim) dan Community Shield, ia minimal mencetak satu gol di setiap pertandingan. Ia selalu berkembang dan terus berkembang menjadi pemain yang komplet," sanjung Guardiola di laman resmi Man City.
"Melawan West Ham, ia membuktikan jika dirinya sangat pantas bermain sebagai seorang penyerang tengah. Bagi saya, posisi itu akan luar biasa baginya. Sangat mungkin jika ia bermain sebagai penyerang di musim ini secara reguler," celoteh pelatih berkepala plontos itu.
"Ia bisa bermain di tiga posisi di depan. Ketika ia bermain sebagai winger, ia bukan hanya seorang winger. Demikian pula saat bermain tengah, ia bisa meneror dari sayap. Fleksibilitas merupakan keunggulan dari Raheem," tukasnya.
Sterling sendiri di musim lalu sukses mengemas 25 gol untuk Man City di semua ajang, meski lebih banyak beroperasi dari flank alias dari sisi sayap.
Berita Terkait
-
Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town
-
Putra Djibril Cisse Resmi Teken Kontrak Profesional bersama Liverpool
-
Thomas Tuchel Nasihati Elliot Anderson untuk Tetap Rendah Hati
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Berstatus Bebas Transfer, Juventus Pertimbangkan Rekrut John Stones
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026