Suara.com - Komite Disiplin (Komdis) PSSI kembali menggelar sidang, Senin (12/8/2019). Dalam sidang tersebut, Komdis kembali menjatuhkan sanksi kepada pemain Liga 1 dan Liga 2.
Diantara mereka yang dijatuhi sanksi adalah dua pemain PSM Makassar yaitu Eero Markkanen dan Aaron Evan yang melakukan tindakan kurang terpuji saat pertandingan kontra Bali United di Liga 1 2019 pada 1 Agustus lalu.
Tidak hanya PSM, pemain Persela Dwi Kuswanto dan Wahyudi Setiawan dari Borneo FC juga mendapat sanksi serupa.
Di Liga 2, dua pemain Persik Kediri, Ibrahim Sanjaya dan Edo Febriansyah, serta satu pemain PSIM Yogyakarta, Raphael Maitimo juga dijatuhi sanksi.
Berikut Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Senin 12 Agustus 2019:
1. Pemain Persela Lamongan, Dwi Kuswanto
- Nama kompetisi: Liga 1 2019
- Pertandingan: Persela Lamongan vs Borneo FC
- Tanggal kejadian: 29 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif dan melanggar fair play
- Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan
2. Pemain Borneo FC, Wahyudi Setiawan Hamisi
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Persela Lamongan vs Borneo FC
- Tanggal kejadian: 29 Juli 2019
- Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif dan melanggar fair play
- Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan
3. Pemain PSM Makassar, Aaron Michael Evans
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Bali United vs PSM Makassar
- Tanggal kejadian: 1 Agustus 2019
- Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif dan melanggar fair play
- Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan
4. Pemain PSM Makassar, Eero Pekka Sakari Markkanen
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Bali United vs PSM Makassar
- Tanggal kejadian: 1 Agustus 2019
- Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif dan melanggar fair play
- Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan
Baca Juga: Borneo FC Pecundangi PSM Makassar di Stadion Segiri
5. Pemain Bali United, Ahmad Agung Setia Budi
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Bali United vs PSM Makassar
- Tanggal kejadian: 1 Agustus 2019
- Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif dan melanggar fair play
- Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan
6. Pemain Persebaya Surabaya, Hansamu Yama Pratama
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Persipura Jayapura
- Tanggal kejadian: 2 Agustus 2019
- Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif dan melanggar fair play
- Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan
7. Pemain Madura FC, Usman Pribadi
- Nama kompetisi: Liga 2 2019
- Pertandingan: Madura FC vs Persik Kediri
- Tanggal kejadian: 2 Agustus 2019
- Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif dan melanggar fair play
- Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan
8 Pemain Persik Kediri, Moh. Edo Febriansyah
- Nama kompetisi: Liga 2 2019
- Pertandingan: Madura FC vs Persik Kediri
- Tanggal kejadian: 2 Agustus 2019
- Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif dan melanggar fair play
- Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan
9 Pemain Persik Kediri, Ibrahim Sanjaya
- Nama kompetisi: Liga 2 2019
- Pertandingan: Madura FC vs Persik Kediri
- Tanggal kejadian: 2 Agustus 2019
- Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif dan melanggar fair play
- Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan
10. Pemain PSIM Yogyakarta, Raphael Guillermo Eduardo Maitimo
- Nama kompetisi: Liga 2 2019
- Pertandingan: Bogor FC Sulut United vs PSIM Yogyakarta
- Tanggal kejadian: 3 Agustus 2019
- Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif dan melanggar fair play
- Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan
Berita Terkait
-
Buntut Aksi Tak Terpuji ke Spaso, Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi Tambahan untuk Rafael Struick
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Prediksi PSM Makassar vs Bali United di BRI Super League 9 Januari 2026
-
Layangkan Tendangan Kungfu, Hilmi Gimnastia akan Disidang Komdis PSSI pada 11 Januari
-
Komdis PSSI: Muhammad Hilmi, Pelaku Tendangan Kung Fu di Liga 4 Layak Dihukum Berat
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
5 Penyelamatan Gemilang Maarten Paes: Bikin Frutasi Lionel Messi hingga Pemain Arab Saudi
-
Drama 8 Gol di Indonesia Arena, Timnas Futsal Indonesia Segel Tiket Perempat Final
-
Kabar Baik dari Mauro Zijlstra, Cetak Gol dan Asis di Volendam
-
Tak Punya Pembelaan, Jan Oblak Persilahkan Fans Kritik Atletico Madrid usai Kalah dari Bodo/Glimt
-
Satu Pemain Timnas Indonesia yang Bisa Susul Maarten Paes ke Ajax Amsterdam
-
Liam Rosenior Bongkar Jurus Chelsea Benamkan Napoli di Stadion Diego Maradona
-
Pep Guardiola Cetak Sejarah usai Man City Gilas Galatasaray, Apa Itu?
-
Sundulan Maut Robek Gawang Real Madrid, Anatoliy Trubin: Tiba-tiba Saya Disuruh Maju
-
3 Pemain Timnas Indonesia Cedera Jelang Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Dominasi Inggris di Liga Champions: 5 Tim Premier League Lolos, Juara Bertahan Lalui Playoff