Suara.com - Pelatih timnas Indonesia Simon McMenemy menetapkan 24 pemain untuk menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Malaysia (5 September 2019) dan Thailand (10 September 2019). Pertandingan tersebut akan dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Dari 24 pemain, tercatat ada tiga pemain Tira-Persikabo yang masuk ke dalam daftar. Mereka adalah penjaga gawang Angga Saputra, Manahati Lestusen, dan Osas Saha.
Terkait hal itu, Rahmad Darmawan selaku pelatih Tira-Persikabo masih ingin berdiskusi terkait pemanggilan tiga pemainnya tersebut. Sebab, ketiganya merupakan penggawa kunci tim berjuluk Laskar Pajajaran.
Sebagaimana diketahui, timnas Indonesia akan memulai pemusatan latihan pada 21 Agustus mendatang hingga selesai bertanding melawan Thailand. Sementara di waktu tersebut, Tira-Persikabo juga ada pertandingan yang harus dilalui di kompetisi.
RD, sapaan akrab Rahmad Darmawan, berharap bisa menggunakan jasa tiga pemainnya saat Tira-Persikabo melakoni laga Liga 1. Mengingat Tira-Persikabo saat ini ada puncak klasemen.
"Tentu yang bisa kita lakukan adalah berdiskusi untuk sebijak mungkin menyikapi hal ini dan kalau memang dimungkinkan pemain kita bermain, kita minta untuk bisa bermain dulu, kalau tidak, kita mau bilang apa," kata RD di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Rabu (14/8/2019).
"Sebenarnya kalau FIFA matchday itu memang semua klub tidak ada pertandingan, di semua negara pun seperti itu. Tapi dari tahun lalu, saya sendiri pernah kena imbas, tapi semoga ada solusi yg baik, itu saja," tambahnya.
Meski begitu, mantan pelatih Mitra Kukar ini mengucapkan selamat kepada para pemain yang dipanggil untuk membela tim nasional. Menurutnya, ini buah kerja keras pemain yang bersangkutan selama membela klub.
Baca Juga: Platje Optimistis Bali United Bawa Pulang Tiga Poin dari Pakansari
"Untuk yang dipanggil saya ucapkan selamat karena itu kan buah kerja keras mereka di klub. Jadi saya ucapkan selamat kepada pemain, selamat," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik
-
Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka
-
Media Italia Beberkan Keuntungan Juventus Andai Merekrut Emil Audero
-
Maarten Paes Mulai Tersisih di Ajax, Ter Stegen Kini Jadi Kiper Utama di 2 Kompetisi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Masifnya Penyaluran KUR BRI Ciptakan Lapangan Kerja Baru di Daerah
-
Lenovo Pasok Mesin Esports World Cup 2026, dari PC Legion hingga Laptop Layar Gulung
-
Kalimantan Kembali Terbakar, Malaysia Mulai Terganggu: Hantu Krisis Asap 1998 Muncul Lagi
-
Lebih dari Sekadar Melodrama: Membedah Resolusi Emosional dalam 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
-
Insidious: Out of the Further, Horor Baru yang Wajib Ditonton
-
Sisi Gelap AI: Mahasiswa UPN Jatim Terancam DO Usai Manipulasi Foto Mahasiswi Jadi Konten Asusila
-
5 Rekomendasi Chemical Sunscreen Watery yang Langsung Meresap sesuai Review
-
Punya Asuransi Unit Link? Nilai Tunai Bisa Menyusut, Ini Penyebabnya
-
Bocah 7 Tahun Viral Mengaku Disiksa Wanita di Dairi, Polisi Tangkap Pelaku
-
Perdagangan Indonesia - Taiwan Tembus 3,1 Miliar Dolar AS, Taiwan Kini Bidik Investasi Teknologi