Suara.com - Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengakui absennya tiga leguin asing memengaruhi permainan timnya saat menghadapi dengan Tira-Persikabo pada pertandingan pekan ke-15 Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin (19/8/2019). Dalam laga tersebut, PSS Sleman dipecundangi dengan tiga gol berbalas satu.
Tiga pemain asing PSS Sleman; Alfonso De La Cruz, Guilherme Felipe de Castro, dan Brian Ferreira absen di laga tandang kontra Tira-Persikabo karena akumulasi kartu kuning.
Tanpa tiga legiun asing tersebut, Seto harus mengubah strategi. Strategi itu sendiri dianggap sukses oleh Seto, meski Elang Jawa --julukan PSS-- kebobolan tiga gol lewat bola mati.
"Pengaruh ada (tanpa pemain asing), tapi hari ini pemai lokal bermain impresif, kaki ke kaki, bagus juga. Tapi, memang tak ada tiga pemain asing berpengaruh buat kami, apalagi di awal kami coba ubah formasi," kata Seto dalam jumpa pers usai pertandingan.
"Saya pikir pemain-pemain lokal menunjukkan mereka mampu. Memang, mungkin ada sedikti masalah yang harus diperbaiki," tambahnya.
Pada pertandingan tersebut, Seto menurunkan satu legiun asing, Yevhen Bokhashvili, di babak kedua. Tidak memainkan Yevhen di sepanjang laga, Seto beralasan pemainnya itu belum fit.
"Sebelumnya saya sudah bilang, ini pemain PSS yang cedera Yevhen juga termasuk mengalami cedera, jadi kita cadangkan dulu, dan saya beri kesempatan bagi para pemain lokal yang punya kecepatan. Kalau ditanya itu bagian startegi atau tidak, sebenarnya karena tidak ada pilihan juga," tambahnya.
"Tapi ya itu tadi, tetap yah lokal juga tunjukkan kualitasnya. Sementara Yevhen masuk, saya ingin ada daya gedor lebih. Kalau dibilang strategi itu kepepet juga," pungkasnya.
Baca Juga: PSS Sleman Kalah Telak, Seto: Selamat Tira-Persikabo
Dengan tambahan tiga poin, Tira-Persikabo kembali beranjak ke puncak klasemen sementara Liga 1 2019 dengan koleksi 32 poin dari 15 pertandingan. Sedangkan PSS tetap tertahan di posisi lima klasemen dengan 21 poin.
Berita Terkait
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
PSSI Ingatkan Sepak Bola Indonesia Masih Diawasi FIFA Usai Ricuh Suporter
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
-
Jadwal Hidup Mati Championship, Garudayaksa FC vs PSS Sleman di Final, Persipura Tantang Adhyaksa FC
-
PSS Sleman Resmi Promosi ke Super League Usai Hancurkan PSIS Semarang 3-0
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?