Suara.com - Gelandang keturunan Indonesia, Radja Nainggolan, merasa kepindahan dari AS Roma ke Inter Milan adalah salah satu penyesalan terbesar dalam kariernya. Sebab, transfer itu bukan murni kehendak dirinya.
Nainggolan meninggalkan AS Roma untuk bergabung Inter Milan pada Juli 2018. Keputusan gelandang kebangsaan Belgia itu sekaligus mengakhiri pengabdian lima musimnya bersama tim Serigala Ibu kota.
Namun, performa Nainggolan bersama Inter Milan tidak berjalan mengesankan. Ia hanya mampu mengemas tujuh gol dan tiga assist dari 36 laga. Nainggolan juga sempat mengalami cedera dan permasalahan indisipliner bersama skuat Nerazurri.
Kebersamaan Nainggolan bersama Inter Milan pun tidak berlangsung lama. Pada musim 2019/2020, tim yang kini diarsiteki oleh Antonio Conte itu memilih meminjamkannya ke Cagliari selama satu musim.
Baru-baru ini, Nainggolan mengungkap sebuah penyesalan meninggalkan AS Roma untuk bergabung Inter Milan. Ia mengklaim transfer itu bukan dari keinginan dirinya, tetapi seorang petinggi i Giallorossi yang kini telah pergi.
"Saya punya sejumlah penyesalan, karena saya dipisahkan dari AS Roma. Itu adalah pukulan telak untuk saya. Saya yakin bahwa saya juga salah, tetapi lebih dari itu, transfer itu adalah keputusan yang dibuat oleh seseorang yang tak lagi di sana," ujar Nainggolan, dilansir dari Football Italia.
"Saya seharusnya bisa bertahan. Itu adalah pilihan-pilihan yang Anda buat di momen-momen sulit dan akhirnya cuma menjadi penyesalan sia-sia yang tak mengubah apapun," tuturnya menambahkan.
Terlepas dari itu, Cagliari merupakan salah satu tim yang memiliki kenangan indah di ingatan Nainggolan. Pasalnya, dari klub itulah sinar Nainggolan mulai menyilaukan klub-klub besar Eropa, termasuk AS Roma yang tergoda memboyongnya pada 2014.
Cagliari bisa menjadi tempat bagi Nainggolan untuk kembali ke performa terbaiknya, sebelum kembali ke Inter Milan pada akhir musim 2019/2020 atau setelah masa peminjaman habis.
Baca Juga: Presiden AC Milan Klaim Klubnya Lebih Populer Ketimbang Juventus
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian