Suara.com - Madura United meraih hasil mengecewakan pada laga tunda pekan ketujuh Liga 1 2019. Menjamu tim peringkat buncit Semen Padang di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Rabu (28/8/2019) malam WIB, Madura United tertahan 1-1.
Madura United unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri penggawa Semen Padang, Agung Prasetyo, pada menit ke-18.
Namun, gol Karl Max Barthelemy untuk tim tamu pada menit ke-78 akhirnya menggagalkan kemenangan Madura United di kandang sendiri.
Tambahan satu poin tidak mengubah posisi Madura United di peringkat ketiga klasemen sementara Liga 1 2019, dengan mengoleksi 27 poin dari 16 pertandingan.
Setali tiga dengan Semen Padang yang tetap tak beranjak di dasar klasemen dengan poin 11 dari 15 laga.
Jalannya Pertandingan
Permainan ofensif yang diperagakan Madura United sejak awal laga akhirnya membuahkan gol pada menit ke-18. Alfath Fathier menusuk dari flank kanan dan coba memberikan umpan ke depan gawang.
Bola sepakan Alfath berusaha dihalau Agung Prasetyo, namun bola justru masuk ke gawang sendiri. Madura United unggul 1-0.
Pada pertengahan babak pertama, bola lebih banyak bergulir di sektor tengah. Tidak banyak ancaman berarti yang dihadirkan kedua tim.
Baca Juga: Sulit Menang di SUGBK, Pelatih PSM Makassar Angkat Topi buat Persija
Skor 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah pun bertahan hingga half-time.
Memasuki paruh kedua, Madura United tetap bermain menyerang meski sudah dalam keadaan unggul.
Sementara itu, Semen Padang juga tampak bernafsu untuk segera menyamakan kedudukan. Serangan-serangan dilancarkan di awal babak kedua.
Menit ke-48, Dedi Hartono yang menusuk dari sisi kiri pertahanan Madura United melepaskan tendangan keras. Beruntung kiper andalan Madura United, M Ridho dengan baik menggagalkan percobaan dari Dedi.
Semen Padang sendiri akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-78. Lewat sebuah counter-attack, Karl Marx Barthelemy melepas tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak bisa dijangkau Ridho.
Setelah disamakan, Madura United kemudian melancarkan serangan-serangan bergelombang ke pertahanan Semen Padang.
Berita Terkait
-
MU Datangkan Pemain Indonesia Keturunan Jerman
-
Madura United Datangkan Bek Tengah Vava Mario Yagalo, Siap Perkuat Lini Belakang
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Rela Turun Kasta demi Gabung Semen Padang
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
RAPBN 2027: Purbaya Turunkan Target Setoran Bea Cukai Jadi Rp 316,6 Triliun, Minus Rp 4 Triliun
-
Publik Speaking Namora Siahaan BEM UI Bikin Publik Terkagum-kagum Wapres Kena Senggol
-
Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?
-
Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah
-
Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?
-
Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani
-
iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz
-
Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati
-
21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya