Suara.com - Penyerang Madura United, Greg Nwokolo, menegaskan bahwa dirinya benar-benar cedera sehingga dicoret dari Timnas Indonesia. Ia menolak tudingan pura-pura cedera agar bisa bermain untuk Laskar Sappe Kerab di Liga 1 2019.
Greg mengalami cedera saat pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia dalam persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Malaysia (5 Agustus 2019) dan Thailand (10 Agustus 2019) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Kondisi itu membuat Simon McMenemy sebagai pelatih Timnas Indonesia mencoret Greg dari daftar TC skuat Garuda. Sebagai gantinya, pelatih asal Skotlandia itu memanggil winger lincah Pahang FA, Saddil Ramdani.
Namun, di tengah kondisi cedera, Greg justru tampil saat Madura United menang 2-1 atas Kalten Putra pada pekan ke-17 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Minggu (1/9/2019). Alhasil, Greg mendapat tudingan-tudingan yang kurang sedap.
Greg pun menjelaskan alasannya tampil bersama Madura United di Instagram pribadinya, Senin (2/9/2019). Ia meminta para pecinta sepak bola Tanah Air tidak men-judge yang tidak-tidak mengenai keputusannya bermain. Ia juga memastikan memiliki rasa cinta yang besar terhadap Indonesia.
"Saya tidak keluar dari Timnas Indonesia dengan kemauan sendiri ataupun minta dicoret. Saya datang ke Timnas Indonesia dengan kondisi masih cedera dan dalam proses penyembuhan," tulis Greg Nwokolo.
"Staf pelatih Timnas Indonesia melihat progres saya pas latihan, mereka datang dan bicara dengan saya agar lebih baik kembali ke Madura United dahulu karena kondisi saya belum bisa bermain di level Internasional. Menurut saya pertandingan melawan Malaysia adalah laga yang sangat penting."
"Lebih baik pemain yang 100 persen bisa bermain melawan Malaysia. Saya sangat paham dengan keputusan dari tim pelatih timnas Indonesia."
"Kalau untuk level Liga 1 itu, kondisi 50 persen mungkin bisa bermain, tapi untuk Internasional tidak. Kemarin pas Madura United bermain, kalau saya fit pasti saya bermain sejak menit pertama, bukan babak kedua."
Baca Juga: Sidang Komdis PSSI: Buntut Lawan Persija, Persebaya Didenda Rp 300 Juta
"Sejak saya di sini, saya tidak pernah masalah tentang timnas Indonesia. Kalau saya dipanggil, saya akan datang. Kalau saya tidak dipanggil, saya akan terus mendukung. Jangan setiap apa-apa kalian judge terlalu personal dan rasis."
"Saya cinta Indonesia. Sekali lagi saya tidak ambil keputusan sendiri untuk keluar dari Timnas Indonesia," tegasnya menutup.
Berita Terkait
-
Lawan Iran, Timnas Indonesia U-19 Siapkan 23 Pemain
-
Slamet Nurcahyo Jadi Pahlawan, Madura United Tekuk Kalteng Putra 2-1
-
6 Berita Populer Sepekan: Timnas, Kisah Ranjang Kekasih Ronaldo, Isu Persib
-
Dipinjam dari Madura United, Fachruddin: Persija Lebih Membutuhkan Saya
-
Persebaya Sambangi Bhayangkara FC, Timnas Tak Mau Lepas Ruben Sanadi
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok
-
5 Serum Wardah untuk Menghilangkan Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah, Bye Noda Gelap!
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan
-
Lampaui Target, Menag Klaim Indeks Kerukunan Beragama RI Capai Level Tertinggi
-
Kunjungan ke NTT, Momen Jokowi Dianugerahi Raja Timor dalam Karnaval Budaya