Suara.com - Komite Disiplin (Komdis) PSSI kembali menggelar sidang yang digelar pada Kamis (29/8/2019). Sembilan putusan dikeluarkan dari hasil sidang tersebut.
Hasilnya, sejumlah tim dari Liga 1, Liga 2, hingga Elite Pro Academy Liga 1 U-20 mendapatkan sanksi. Hukuman beraneka ragam tergantung kesalahan yang dilakukan.
Pada sidang kali ini, Persebaya Surabaya menerima sanksi paling besar. Bajul Ijo --julukan Persebaya-- harus membayar denda sebesar Rp 300 juta.
Ini buntut dari aksi tak terpuji kelompok suporter mereka saat pertandingan melawan Persija Jakarta, pada 24 Agustus. Perlu diperhatikan, ini merupakan perbuatan pengulangan sehingga denda terus berlipat ganda.
Tidak sampai di situ, Persebaya juga mendapat denda lagi saat dijamu oleh Perseru Badak Lampung FC. Namun, denda yang diterima cukup sedikit yakni Rp 75 juta.
Sanksi akibat ulah suporter juga didapatkan oleh Persib Bandung. Maung Bandung --julukan Persib-- harus membayar denda sebesar Rp 100 juta.
Berikut Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI:
1. PSS Sleman
- Nama kompetisi: Liga 1 2019
- Pertandingan: Tira-Persikabo vs PSS Sleman
- Tanggal kejadian: 19 Agustus 2019
- Jenis pelanggaran: Penyalaan smoke bomb
- Hukuman: Denda Rp 50 juta
2. Pemain Madura United FC, Sdr. Jaimerson da Silva Xavier
- Nama kompetisi: Liga 1 2019
- Pertandingan: Madura United FC vs Bali United
- Tanggal kejadian: 20 Agustus 2019
- Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif dan tidak fair play sebagai sanksi tambahan
- Hukuman: Larangan bermain sebanyak satu pertandingan
Baca Juga: Prediksi Bhayangkara FC vs Persebaya: Ajang Pembuktian 2 Pelatih Sementara
3. Persebaya Surabaya
- Nama kompetisi: Liga 1 2019
- Pertandingan: Perseru Badak Lampung FC vs Persebaya Surabaya
- Tanggal kejadian: 20 Agustus 2019
- Jenis pelanggaran: Penyalaan flare (pengulangan)
- Hukuman: Denda Rp 75 juta
4. Persebaya Surabaya
- Nama kompetisi: Liga 1 2019
- Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta
- Tanggal kejadian: 24 Agustus 2019
- Jenis pelanggaran: Pelemparan botol ke dalam lapangan, penyalaan flare dan smoke bomb serta membakar scoring board
- Hukuman: Denda Rp 300 juta (pengulangan)
5. Persib Bandung
- Nama kompetisi: Liga 1 2019
- Pertandingan: Perseru Badak Lampung FC vs Persib Bandung
- Tanggal kejadian: 25 Agustus 2019
- Jenis pelanggaran: Penyalaan smoke bomb serta flare
- Hukuman: Denda Rp 100 juta
6. Panitia Pelaksana Pertandingan, Perseru Badak Lampung FC
- Nama kompetisi: Liga 1 2019
- Pertandingan: Perseru Badak Lampung FC vs Persib Bandung
- Tanggal kejadian: 25 Agustus 2019
- Jenis pelanggaran: penonton masuk ke area sentel ban sehingga gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap perangkat pertandingan dan pemain.
- Hukuman: Teguran keras
Liga 2
1. Pemain Mitra Kukar FC, Gerri Martin
- Nama kompetisi: Liga 2 2019
- Pertandingan: Mitra Kukar FC vs Madura FC
- Tanggal kejadian: 19 Agustus 2019
- Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif dan tidak fair play sebagai sanksi tambahan
- Hukuman: Larangan bermain sebanyak satu pertandingan
Berita Terkait
-
Prediksi Bhayangkara FC vs Persebaya: Ajang Pembuktian 2 Pelatih Sementara
-
Persebaya Sambangi Bhayangkara FC, Timnas Tak Mau Lepas Ruben Sanadi
-
Otavio Dutra Dipulangkan dari Timnas, Persebaya Protes Keras ke PSSI
-
Belum Bergerak di Bursa Transfer, Bhayangkara FC Tunggu Pelatih Baru
-
Bhayangkara FC Vs Persebaya, Tak Ada Batasan Kuota Tiket untuk Bonek
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah