Suara.com - Timnas Italia mengumumkan bahwa sang gelandang andalan, Marco Verratti telah meninggalkan kamp latihan tim karena skorsing yang dijatuhkan kepadanya.
Hal ini dikonfirmasi Federasi Sepakbola Italia (FIGC) lewat laman resmi mereka.
Verratti membantu Italia menaklukkan tuan rumah Armenia dengan skor 3-1 pada laga matchday 5 kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup J, Jumat (6/9/2019) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut bukan hanya mempertahankan rekor 100 persen kemenangan Tim Azzurri --julukan Timnas Italia-- di Grup J, namun juga mengukir rekor baru, yakni lima kemenangan beruntun di kualifikasi.
Sayangnya dalam pertandingan yang dimainkan di Yerevan itu, Verratti mendapatkan kartu kuning.
Gelandang sentral Paris Saint-Germain itu pun otomatis tidak dapat bermain lantaran akumulasi kartu kuning pada laga lanjutan Grup J, di mana Italia akan menantang tuan rumah Finlandia di Tampere, Senin (10/9/2019) dini hari WIB.
Karena itulah, Verratti diizinkan kembali ke Paris untuk berlatih bersama klubnya. Sebagai pengganti Verratti, pelatih Timnas Italia Roberto Mancini pun bakal mengandalkan gelandang Inter Milan, Stefano Sensi sebagai playmaker tim di laga kontra Finlandia.
Sebagai informasi tambahan, pada pertemuan pertama kedua tim di Grup J ini, yakni pada 23 Maret 2019 lalu di mana Italia menjamu Finlandia di Udine, Azzurri menang dengan skor 2-0.
Saat ini Italia memimpin klasemen sementara Grup J dengan poin sempurna 15 dari lima pertandingan yang telah dilakoni.
Baca Juga: Jerman vs Belanda: Van Dijk Yakin De Ligt Bangkit Usai Melempem dengan Juve
Sementara itu, Finlandia mengekor di peringkat kedua dengan raihan 12 poin dari lima laga.
Berita Terkait
-
Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia
-
FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis