Suara.com - Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate berencana merombak sebagian besar susunan pemain saat menghadapi Kosovo pada laga penyisihan Grup A kualifikasi Piala Eropa 2020 di Stadion St Mary's, Rabu (11/9/2019) dini hari WIB. Jadon Sancho bakal dijadikan starter pada matchday keenam itu.
Sukses menggulung Bulgaria dengan skor 4-0, Southgate memuji lini serang tim yang dipimpin Harry Kane. Melanjutkan petualanngannya di kompetisi terkait, pelatih 49 tahun tersebut berencana menyegarkan susunan pemain saat menjamu Kosovo.
Rencananya, Jadon Sancho yang sebelumnya dimainkan di babak kedua kala menghadapi Bulgaria akan menjadi starter di laga besok dini hari. Selain itu, bek Liverpool, Trent Alexander-Arnold dan bek Leicester City, Ben Chilwell juga diprediksi menjadi starter menggantikan Danny Rose dan Kieran Trippier.
"Hal ini dilakukan untuk penyegaran pemain, ini sangat penting. Kami bukan membutuhkan pemain yang bugar dan bisa bermain. Kami membutuhkan agar permainan menjadi seimbang," ungkap Southgate dikutip dari Skysports, Selasa (10/9/2019).
"Kami perlu mendapat profil serangan dan pertahanan yang tepat untuk memenangkan pertandingan," tambah mantan pemain Aston Villa tersebut.
Southgate diyakini siap merubah susunan pemain, kendati demikian sang pelatih tak akan meremehkan calon lawannya yang cukup menampilkan performa yang baik di kompetisi ini. Dia mengaku mengahadapi Kosovo di penyisihan Grup A menjadi salah satu lawan tersulit yang akan dihadapi.
"(Menghadapi Kosovo) mungkin bisa dibilang sulit. Saya tak terkejut dengan hasilnya (Kosovo) saat mengalahkan Republik Ceko. Sebelum bertanding saya berkata 'saya berharap datang dan mengatakan Kosovo menang', karena saya telah melihat seluruh pertandingan dan level performanya yang konsisten," jelasnya.
"Strategi pada permainan itu cukup bagus. Pelatih dapat mengorganisir pemain dengan baik. Tentu saja hal itu tak lain karena keinginan untuk menang karena membawa seragam dan bendera mereka. Jadi saya pikir tim ini sudah memiliki performa yang baik dan menjadi tantangan yang sulit," kata dia.
"Mereka belum terkalahkan di pertandingan ini, sehingga dari status tersebut mereka harus diwaspadai," pungkas Southgate.
Baca Juga: Javi Gracia, Pelatih Korban Pemecatan Pertama di Liga Inggris 2019/2020
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Geser Singapura, Hong Kong Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II 2026
-
HP Bukan Pengasuh: Jangan Biarkan Gadget Mendidik Anak Sendirian
-
Di Mana Membeli HP Murah Secara Online? Ini 6 Toko Tepercaya dan Ada Garansi Resmi
-
Konflik AS - Iran Meluas, Harga Minyak Brent Merangkak Naik ke 85,28 Dolar AS
-
Harga Minyak Dunia Makin Horor Sepekan Perang AS - Iran, Pasar Saham Asia Anjlok
-
Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!
-
Tantang Merek Elektronik Jepang dan China, Acerpure Siap Bangun Anak Perusahaan di Indonesia
-
IHSG Meloyo Pada Jumat Pagi, Tapi Masih di Level 6.000
-
Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi
-
Donald Trump: Amerika Serikat Menang Lawan Iran