Suara.com - Pelatih anyar Bhayangkara FC, Paul Munster, mengaku puas dengan penampilan anak asuhannya yang mampu menahan imbang Bali United tanpa gol, pada pertandingan pekan ke-18 Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Jumat (13/9/2019).
Munster menyebut anak asuhannya telah menunjukkan apa yang diinginkannya di laga tersebut. Meski pertandingan berakhir imbang, mantan pelatih timnas Vanuatu itu cukup puas lantaran bisa menahan imbang Bali United yang merupakan pemuncak klasemen Liga 1 saat ini.
"Saya suka dengan apa yang ditunjukkan sama anak-anak. Jadi, setelah saya datang kami punya beberapa hari persiapan dan di laga ini mereka bermain sangat baik. Ketika bertahan juga solid," kata Paul Munster dalam jumpa pers usai pertandingan.
"Game plan berjalan baik, kami tahu bagaimana lawan menyerang dan kami bisa mengantisipasi hal tersebut. Ketika menyerang pun di babak kedua ada tiga sampai empat peluang bisa jadi gol, tapi tak bisa jadi gol," jelasnya.
Memang, pada pertandingan tersebut The Guardian --julukan Bhayangkara FC-- bisa membuat Stefano Lilipaly dan kawan-kawan frustasi lantaran kesulitan mencetak gol. Namun, masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki mengingat kesulitan yang dihadapi lini depan Bhayangkara FC.
"Saya senang apa yang ditunjukkan hari ini karena kami bisa memastikan lawan tak bisa cetak gol. Kami mempunyai beberapa peluang yang tidak bisa menjadi gol dan itu harus dibenahi," jelas Munster.
"Tapi saya apresiasi kerja keras pemain. Mereka sudah bertahan bersama-sama dan menyerang juga seperti itu. Sangat bagus," ungkapnya.
Dengan tambahan satu poin, Bhayangkara FC belum bergerak dari posisi 10 klasemen dengan koleksi 19 poin. Sementara Bali United yang mengantongi 41 poin, tetap kokoh di puncak klasemen sementara Liga 1 2019.
Baca Juga: Pelatih Bali United Syukuri Hasil Imbang di Markas Bhayangkara FC
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah
-
Arteta Gerah Terus Dikritik, Minta Fans Arsenal Nikmati Proses
-
Ngeri! Wasit Ditembak saat Pimpin Pertandingan Tarkam, Pelaku Buron
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!
-
Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Polemik Paspoortgate, NAC Breda Tak Terima dan Resmi Bawa Kasus Dean James ke Pengadilan
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan