Suara.com - Inter Milan kembali melanjutkan tren positif di Serie A Italia 2019/20. Skuat Nerazurri meraih kemenangan 1-0 atas Udinese, yang sekaligus menjadi kemenangan ketiga secara beruntun hingga membuat mereka kini memuncaki klasemen sementara.
Sementara itu, rivalnya Juventus sedang tersandung ketika menyambangi markas Fiorentina di Stadion Artemio Franchi, Florence, Sabtu (15/9/2019) malam WIB. Skuat Bianconerri dipaksa bermain imbang 0-0.
Maurizio Sarri selaku pelatih Juventus menyalahkan jadwal Serie A Italia atas hasil tersebut. Sebab, Juventus bermain di siang hari yang mana cuacanya begitu panas.
Alhasil, tiga pemain Bianconerri harus terkapar karena cedera dalam laga tersebut. Mereka adalah Douglas Costa, Miralem Pjanic, dan Danilo da Silva.
Mendengar keluhan tersebut, pelatih Inter Milan, Antonio Conte, menyindir Sarri untuk tidak banyak mengeluh. Ia mengingatkan bahwa Sarri saat ini berada Juventus, bukan Napoli lagi.
"Saya tidak ingin mengatakan apa-apa, kalau tidak kita harus mulai membandingkan neraca dan sumber daya keuangan," kata Conte, dikutip dari Football Italia.
"Seseorang harus tenang, karena dia (Sarri) ada di pihak yang kuat sekarang," imbuhnya.
Sindiran Conte tidak lepas dari persaingan keduanya beberapa tahun silam. Ketika masih di Napoli, Sarri kerap mengeluhkan beberapa hal. Salah satunya karena Juventus selalu bermain setelah Napoli.
Kemudian, Sarri juga mengatakan bahwa Napoli akan sulit bersaing dengan Juventus, karena sudah kalah dalam segi finansial.
Baca Juga: 5 Berita Bola Menarik: Memori Timnas Indonesia Menang 18-0, Opini Mourinho
Kini, alasan-alasan Sarri dianggap sudah tidak berlaku lagi. Sebab, mantan pelatih Chelsea itu kini mengarsiteki Juventus, tim yang menjuarai Serie A Italia dalam delapan musim beruntun.
Berita Terkait
-
Menang 1-0 Atas Udinese, Inter Milan Kokoh di Puncak Klasemen
-
Sama Kuat dengan Fiorentina, Juventus Sementara Puncaki Klasemen
-
Jadwal Liga Italia di Akhir Pekan Ini, Ada Fiorentina vs Juventus
-
Cuma Jadi Cadangan, Jerome Boateng Disarankan Sang Kakak Pindah ke Italia
-
Maurizio Sarri Bakal Pimpin Juventus saat Hadapi Fiorentina
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
-
AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi
-
0882 Nomor Kartu Apa? Cek Provider dan Daftar Kode Prefix Resmi
-
Kebiasaan Unik Orang Indonesia: Beli Asuransi Perjalanan Mendadak Tanpa Persiapan
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026