Suara.com - Kekalahan Liverpool atas Napoli nampaknya masih membuat Jurgen Klopp kecewa. Ia menyebut, Napoli tak seharusnya mendapat hadiah penalti. Pasalnya penyerang Napoli, Jose Callejon melakukan diving sehingga wasit menunjuk titik putih.
Liverpool harus tertunduk lesu di pertandingan perdananya pada gelaran Liga Champions 2019/20. Menghadapi Napoli di Stadion San Paolo, Naples, Italia, Rabu (18/9/2019) dini hari WIB, Virgil van Dijk dan kawan-kawan kalah dengan skor 2-0.
Menurut laporan BT Sport, Klopp mengaku penalti Napoli di menit ke-82 membuat perubahan bagi timnya pada pertandingan tersebut. Pelatih 52 tahun itu menyayangkan jika Jose Callejon melakukan aksi diving yang berimbas pada kekalahan Liverpool.
"Saya meminta maaf, tapi ketika pemain (Callejon) melompat sebelum berbenturan (dengan Andrew Robertson) seharusnya itu bukan penalti. Saya bisa berbicara banyak tentang hal ini, tapi ini akan terlihat seperti pecundang," katanya.
"Jika Anda melihatnya kembali, itu tak ada pelanggaran yang terjadi. Namun karena manusia yang memutuskan hal tersebut adalah pelanggaran."
"Kami tak bisa melakukan apapun saat ini, kami harus menerimanya. Mereka akan menemukan alasan untuk mengatakan jika itu keputusan yang benar," ungkapnya.
Lebih lanjut, Klopp menyayangkan peluang yang dimiliki anak asuhnya selama pertandingan gagal dimanfaatkan menjadi gol. Kendati demikian, pihaknya tak khawatir tentang performa mereka meski ditaklukan kembali di kandang Napoli.
"Ini lebih baik dibanding musim lalu saat kami kalah 1-0. Kami mendapat banyak momen dan baik dalam melakukan serangan balik. Setelah kebobolan itu pertahanan kami lebih kuat dan kami lebih kompak. Itulah permainan yang akan Anda dapatkan dengan lawan yang kuat," tambahnya.
"Kami harus mengkritik kami sendiri, tapi ini bukan performa yang buruk. Kita cukup membuat kemenangan saat menghadapi Napoli," pungkasnya.
Baca Juga: Napoli Bungkam Liverpool 2-0
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Hotel Timnas Inggris Dikelilingi Barikade Anti-Teror dan Zona Anti-Drone
-
Sempat Dikabarkan Meninggal Dunia Saat Pembukaan Piala Dunia 2026, Suporter Jerman Kritis
-
Intip Latihan Timnas Iran yang Dikawal Senapan Mesin di Piala Dunia 2026
-
Masih Ingat Shim Mina? Fans Korsel yang Viral di Piala Dunia 2002 Kini Bikin Heboh Lagi
-
Aura Tegang Warnai Latihan Terbuka Timnas Iran di Tijuana, Ada Apa?
-
Profil Julian Quinones, Pencetal Gol Pertama Piala Dunia 2026 Ternyata 'Raja' di Liga Arab Saudi
-
Ditolak Masuk AS untuk Piala Dunia 2026, Wasit Omar Artan 'Ditampung' UEFA Pimpin Laga Super Cup
-
Siapa Sphephelo Sithole? Baru Main Bikin Malu Afrika Selatan karena Blunder 2 Kali
-
Drama 2 Kartu Merah di Piala Dunia 2026, Pelatih Timnas Afrika Selatan Sentil Wasit
-
Susunan Pemain Timnas Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026: Kental Nuansa Eredivisie