Suara.com - Gelandang PSS Sleman, Brian Ferreira mengaku kecewa belum bisa mengawal klub saat menjamu Persipura Jayapura dalam lanjutan Liga 1 2019, Kamis (19/9/2019). Ferreira harus menepi lebih kurang enam pekan untuk memulihkan cedera paha yang dia alami saat menghadapi Persib Bandung.
Skuat asuhan Seto Nurdiantoro kembali bertemu dengan Persipura Jayapura di pekan ke-19 kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia 2019. Bermain di Stadion Maguwoharjo, Yogyakara, skuat Super Elang Jawa berusaha mencuri tiga poin penuh di markas besarnya.
Bagi Ferreira laga kandang ini sangat penting. Namun begitu legiun asing asal Argentina ini masih urung dimainkan Seto. Sebab cedera paha yang dia alami pada pertandingan sebelumnya belum 100 persen pulih. Ia mengaku kecewa dan bertekad segera pulih.
"Kondisi ini sangat tak menguntungkan untuk saya. Secara pribadi saya ingin bermain untuk PSS di setiap laga. Saya rasa cedera ini membuat saya terhambat," keluhnya dikutip dari laman resmi klub.
Terapi serta latihan penguatan otot paha kerap menjadi aktivitas rutin mengembalikan performanya. Ferreira kerap mengikuti latihan bersama rekan-rekannya namun belum bisa dipastikan untuk kembali memperkuat tim.
"Beberapa pekan ke depan saya harus fokus pada pemulihan paha. Saya bertekad bisa sembuh lebih cepat. Jadi proses latihan dan sore terus saya lakukan," pungkasnya.
Lebih lanjut, kehadiran pemain 25 tahun itu dinilai menjadi salah satu penggerak lini serang PSS. Hingga paruh kedua gelaran Liga 1 2019, Ferreira telah mengemas delapan gol untuk klub.
Terpisah, menghadapi Persipura Jayapura, Yevhen Bokhashlivi dan kawan-kawan diprediksi akan bermain ngotot di laga kandang. Kedua tim telah bertemu sebelumnya pada 31 Maret lalu. Bermain di Stadion Mandala, Jayapura, skuat Super Elja hanya bermain imbang dengan skor 1-1.
Baca Juga: Curi Tiga Poin di Markas Semen Padang, Pelatih PSS Mengaku Beruntung
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Media Australia Takjub Mathew Baker Dipromosikan ke Timnas Indonesia Senior: Sensasi Pemain Muda
-
Siapa Nomor 10 Timnas Inggris di Piala Dunia 2026? Jude Bellingham atau Morgan Rogers
-
Persija Umumkan Lepas Allano Lima Meski Ingin Bertahan
-
Siapa Raja Lini Tengah Grup D Piala Dunia 2026? Pulisic, Irvine, dan Calhanoglu Jadi Sorotan
-
Mees Hilgers ke Lenteng Agung, Ziarah hingga Main Bola Bareng Anak-anak
-
Peta Kekuatan Grup D Piala Dunia 2026: Potensi Turki, dan Amerika yang Tak Mau Malu di Rumah Sendiri
-
Emil Audero Pernah Jadi Korban, Posisi Maarten Paes Terancam Saat Ajax Bidik Yann Sommer
-
Erling Haaland ke Real Madrid Jika Enrique Riquelme Jadi Presiden
-
Bojan Hodak Tinggalkan Persib, Kasih Pesan Menyentuh untuk Bobotoh
-
Timnas Yordania di Piala Dunia 2026, Mousa Al Tamari Memimpin, Yazan Al Naimat Resmi Absen