Suara.com - Manchester United kembali melanjutkan tren buruk mereka di Liga Inggris 2019/2020. Teranyar, Man United gagal menundukkan sang tamu, Arsenal.
Dalam laga pamungkas pekan ketujuh yang dihelat di Old Trafford, Manchester, Selasa (1/10/2019) dini hari WIB, Man United ditahan imbang Arsenal dengan skor 1-1.
Sempat unggul lewat gol cantik Scott McTominay jelang half-time, Man United harus rela gagal mendapatkan poin penuh setelah Pierre-Emerick Aubameyang mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-58.
Gol Arsenal ini berawal dari kesalahan passing yang dibuat bek muda Man United, Axel Tuanzebe.
Kembali gagal menang setelah pada pekan keenam lalu dipermalukan West Ham United dengan skor 0-2 di London, Man United pun kini tertahan di papan tengah klasemen sementara Liga Inggris 2019/2020.
Tujuh matchweek telah berjalan, Man United asuhan Ole Gunnar Solskjaer terdampar di peringkat ke-10, yang tentunya sangat memalukan bagi klub sekaliber The Red Devils --julukan Man United.
Man United baru mengoleksi sembilan poin dari tujuh pertandingan, hasil dari dua kali menang, tiga kali imbang, serta dua kali kalah. Marcus Rashford dan kolega pun kini hanya berjarak empat poin saja dari zona merah!
Fakta menarik seperti dilansir OptaJoe, Man United asuhan Ole pun seperti flashback rekor buruk klub yang terukir pada tahun 1989 silam.
Ya, hanya meraih sembilan poin dari tujuh laga awal, ini adalah raihan poin terendah Man United di kompetisi top-flight Inggris sejak musim 1989/1990, di mana kala itu The Red Devils hanya meraup tujuh poin dari tujuh laga awal.
Baca Juga: Hanya Berjarak 4 Poin dari Zona Merah, Manchester United Krisis?
Bahkan, kala itu kompetisi Liga Inggris masih bernama Divisi Satu dan belum Premier League. Di musim tersebut, Man United pun akhirnya hanya bisa finis di peringkat ke-13 klasemen akhir dari 20 tim peserta liga.
Terkait rekor personal, start Ole bersama Man United di Liga Inggris musim ini pun praktis lebih buruk dari rezim David Moyes dan Louis van Gaal, dua manajer terdahulu The Red Devils yang juga dianggap gagal total.
Ya, start Man United-nya Ole di musim ini lebih buruk dari Man United-nya Moyes pada musim 2013/2014 lalu, ataupun Man United-nya Van Gaal pada kampanye 2014/2015 dan 2015/2016.
Pada musim 2013/2014, Man United akhirnya hanya bisa finis di peringkat ketujuh klasemen, sementara di era Van Gaal, The Red Devils mengakhiri musim masing-masing di posisi keempat dan kelima.
Tak cukup sampai di situ, start Man United-nya Ole di Liga Inggris musim ini juga praktis lebih buruk dari Man United musim lalu saat ditangani Jose Mourinho.
Memang masih segar dalam ingatan betapa buruknya start Man United musim lalu, yang akhirnya berujung pada pemecatan Mourinho pada Desember 2018.
Berita Terkait
-
Bryan Mbeumo dan Benjamin Sesko Mundur dari Tim Nasional
-
Kesepakatan Batal, Mohamed Salah Pamit Tinggalkan Liverpool Akhir Musim
-
Waspada Timnas Indonesia! St Kitts and Nevis Diperkuat 9 Pemain Didikan Liga Inggris
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kylian Mbappe Bocorkan Tips Rahasia demi Prancis Juara Piala Dunia 2026
-
Keputusan Carlo Ancelotti Coret Neymar Bikin Marah Legenda Brasil
-
John Herdman: Elkan Baggott Masa Depan Pemain Timnas Indonesia
-
Beckham Putra Tidak Takut Bersaing dengan Nama-nama Beken Langganan Timnas Indonesia
-
Dahulu Direndahkan, Calvin Verdonk di Ligue 1 Kini Dipuji Habis-habisan
-
Rekam Jejak Mentereng Emilia Achmadi Ahli Gizi Timnas Indonesia, Senjata Baru Era John Herdman
-
Elkan Baggott Jarang Main, Rizky Ridho Tetap Ingin Curi Ilmu, Kenapa?
-
Resmi ke Timnas Indonesia! Begini Gaya Melatih Elliott Dickman, Asisten Baru John Herdman
-
Waduh! Siaran Gratis Piala Dunia 2026 Terancam Batal, Presiden Sampai Buka Suara
-
Fantastis! Fans Inggris Harus Rogoh Rp200 Juta Lebih untuk Nonton Piala Dunia 2026