Suara.com - Fullback sekaligus kapten tim Persib Bandung, Supardi Nasir mengakui jika laga lanjutan Liga 1 2019 kontra tuan rumah Madura United akan jadi laga yang berat buat timnya.
Skuat Persib akan melawat menjajal kekuatan Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Sabtu (5/10/2019) nanti.
Diakui sang pemain veteran, Madura United yang di musim ini dijuluki Los Galacticos memiliki banyak pemain berkualitas yang ia percaya bakal merepotkan barisan pertahanan Persib dalam laga nanti.
Walaupun Madura United bakal tak diperkuat beberapa pemain pilarnya pada laga nanti lantaran dipanggil Timnas Indonesia, Supardi meyakini jika tim berjuluk Laskar Sape Kerrab akan tetap kompetitif.
"Ya, Madura United memiliki materi pemain yang berpengalaman, pemain yang bagus. Banyak yang harus kita anitisipasi, semua pemain. Saya kira laga nanti akan berat buat kami," tutur Supardi usai latihan rutin di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
"Terlepas dari yang dipanggil timnas, tapi saya rasa tidak terlalu pengaruh ke tim mereka. Ada pengaruh pun tidak terlalu besar karena pemain pengganti mereka juga nggak kalah baiknya," terang pemain berusia 36 tahun itu.
Terlebih, hasil minor kerap kali dipetik Persib saat berhadapan dengan Madura United. Pada musim lalu, Persib selalu kandas dari Madura United baik di kandang maupun tandang.
Pada pertemuan pertama kedua tim di Liga 1 musim ini pun, Persib hanya bisa bermain imbang 1-1 dengan Madura United di Stadion Si Jalak Harupat, 23 Juni 2019 lalu.
Lebih lanjut, Supardi sendiri rupanya enggan terlalu memusingkan masalah non-teknis yang kerap kali dihadapi Persib saat melawan Madura United.
Baca Juga: Timnas Indonesia Agendakan Uji Coba di Uni Emirat Arab
"Masalah non-teknis di luar kuasa kita. Tugas kita, para pemain itu adalah ikhtiar. Tugas kita bermain, berdoa," ujar Supardi.
Sekadar informasi, Persib memang memiliki pengalaman kurang sedap saat bertandang ke markas Madura United.
Pada laga Liga 1 musim 2017, Supardi dan kawan-kawan harus tertunduk lesu lantaran dua gol yang disarangkan Persib dianulir wasit. Persib pun menyerah 1-3 dari tuan rumah kala itu.
"Kita berlepas diri dari itu, saya pengen semua pemain menyimpan energi positifnya. Ya, jangan pikirkan wasit, berjuang aja di lapangan. Kalah menang, itulah sepakbola. Kalah kita dengan terhormat, menang juga dengan terhormat," tukas Supardi bijak.
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
-
Persija Tantang Persib di Semifinal Piala Presiden 2026, STY Utamakan Proses Ketimbang Gelar
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persija Jakarta, El Clasico di Piala Presiden
-
Terpikat Mantan Bek Persib Federico Barba, Filippo Inzaghi: Jaminan Palermo Promosi
-
Berbeda dengan Persib, Nasib Persija di Piala Presiden 2026 di Ujung Tanduk
-
Pakai Nomor Keramat, Mariano Peralta Kirim Sinyal Bahaya untuk Rival Persib Bandung
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard