Suara.com - Gelandang Fulham U-23, Ben Davis, membuat keputusan mengejutkan mengenai kewarganegaraan. Setelah sempat melirik Singapura, gelandang 18 tahun itu kini memilih Thailand.
Pemain kelahiran Pukhet ini masuk dalam daftar pemain Timnas Thailand U-23 yang akan berlaga di SEA Games 2019. Baru-baru ini, ia juga diberi kesempatan bergabung latihan skuat senior.
Ben Davis bukan tanpa alasan memilih Thailand. Ia merasa tim berjuluk Gajah Perang itu memiliki masa depan yang lebih cerah, dibandingkan Singapura.
"Soal kewarganegaraan, saya sebenarnya punya empat pilihan, yaitu Singapura, Thailand, Wales, dan Inggris. Sekarang, saya memilih Thailand," kata Ben Davis, dikutip dari Siamsport.
"Alasan utama saya pilih Thailand karena saya pikir ini pilihan terbaik untukku. Saya merasa Thailand memiliki masa depan cerah dan memiliki kesempatan untuk berhasil," lanjutnya.
Ayah Ben Davis sejatinya berharap anaknya bisa membela Singapura. Namun, ia kini mendukung keputusan sang anak yang ingin membela negara kelahiran sang ibu.
"Orangtua saya mendukung keputusan saya ini. Awalnya, ayah saya ingin saya bermain untuk Singapura. Namun, untuk beberapa alasan itu tidak terjadi," tegas Ben.
Ben Davis lahir dari ibu orang Thailand, sementara ayahnya berasal dari Wales. Ia juga lahir di Thailand, tepatnya di Pukhet. Saat berusia lima tahun, ia pindah ke Singapura dan pindah lagi ke Inggris pada 2016.
Ben Davis pernah berseragam Timnas Singapura U-19 di Kualifikasi Piala Asia U-19 2018. Ia pun sempat dipanggil memperkuat Singapura senior di Kualifikasi Piala Asia 2019 pada 2018, tetapi tidak dimainkan.
Baca Juga: David de Gea Bingung Manchester United Susah Menang
Keputusan Ben Davis meninggalkan Singapura disinyalir karena tidak diizinkan untuk menunda kewajiban wajib militer (wamil). Seperti diketahui, di Singapura, pria berusia 18 tahun wajib mengikuti wamil selama dua tahun.
Sementara Ben Davis sedang meniti karier bersama Fulham untuk mewujudkan mimpi sebagai pesepak bola profesional. Jika mengikuti wamil, maka ia harus meninggalkan klub asal Inggris tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Dari Messi hingga Maradona, Ini Pemain dengan Caps Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
-
Resmi Pensiun, James Milner Tulis Pesan Menyentuh untuk Leeds United
-
Belum Ada Pembicaraan Konkret, Gelandang Napoli Antonio Vergara Batal ke Tottenham?
-
Allano Lima Tinggalkan Persija Jakarta, Minta Maaf Gagal Persembahkan Gelar Juara
-
Kontrak Francisco Rivera Diperpanjang Persebaya, Bernardo Tavares Beberkan Catatan Evaluasi
-
FIFA Perketat VAR di Piala Dunia 2026, Taktik Bola Mati Ala Inggris Bisa Dianulir
-
Bukan Ronaldo atau Messi, Ini 5 Pencetak Gol Tertua dalam Sejarah Piala Dunia!
-
Calvin Verdonk dan Joey Pelupessy Belum Gabung Timnas Indonesia Jelang vs Oman dan Mozambik
-
Timnas Malaysia U-19 Percaya Diri Tatap Piala AFF U-19 2026, Singapura Jadi Ujian Awal
-
Timnas Haiti ke Piala Dunia 2026, Sepak Bola Jadi Juru Damai di Tengah Krisis Keamanan dan Politik