- Program naturalisasi PSSI sukses dongkrak prestasi Timnas Indonesia menembus Kualifikasi Piala Dunia 2026.
- PSSI gagal mendapatkan bek Leeds United, Pascal Struijk, meskipun program naturalisasi berjalan masif.
- Struijk menolak Indonesia, memilih prioritas karier membela Belanda atau Inggris jika perlu.
Suara.com - Program naturalisasi besar-besaran yang dijalankan PSSI dalam lima tahun terakhir telah sukses mengubah wajah Timnas Indonesia menjadi kekuatan baru yang sangat disegani di kancah sepak bola Asia.
Kehadiran sederet pemain keturunan berkualitas Grade A seperti Kevin Diks, Jay Idzes, hingga Calvin Verdonk terbukti mampu mendongkrak prestasi Skuad Garuda hingga menembus putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Meskipun PSSI terbilang sangat sukses mendaratkan belasan pemain diaspora, nyatanya ada beberapa nama besar yang secara tegas menolak tawaran untuk berseragam Merah Putih.
Salah satu target buruan paling prestisius yang pada akhirnya gagal didapatkan oleh federasi sepak bola Indonesia adalah bek andalan Leeds United, Pascal Struijk.
Pemain bertahan tangguh yang kini berkarier di Liga Inggris tersebut rupanya memiliki ambisi dan rencana karier internasional yang sama sekali berbeda.
Berdasarkan pengakuannya dalam sebuah wawancara bersama media Dutchsoccersite, Pascal Struijk secara blak-blakan menyebut bahwa membela Timnas Indonesia bukanlah pilihan kariernya saat ini.
"Tapi tidak, Indonesia bukan sebuah pilihan," tegas Pascal Struijk saat ditanya mengenai peluang membela tanah leluhur kakek dan neneknya tersebut.
Menariknya, bek berusia 26 tahun ini justru menyatakan bahwa dirinya lebih memilih untuk membela Timnas Inggris jika mimpinya menembus skuad utama Belanda tidak pernah terwujud.
"Anda tahu, jika tahun depan tidak ada yang menunjukkan ketertarikan, saya bahkan bisa dipilih untuk timnas Inggris," selorohnya dalam wawancara tersebut.
Baca Juga: Perjalanan Karier Pemain Maluku Daijiro Chirino hingga Membela Klub Cristiano Ronaldo
Struijk menyadari bahwa setelah menetap selama lima tahun berturut-turut di Inggris, ia akan memenuhi syarat regulasi untuk menjadi pesepak bola berkewarganegaraan Inggris secara utuh.
Walau mengakui bahwa skenario membela The Three Lions terdengar sangat kecil kemungkinannya, ia tetap menempatkan Timnas Belanda sebagai prioritas dan skenario paling ideal untuk bermain di Piala Dunia mendatang.
Sikap tegas Struijk ini tentu menjadi pukulan telak mengingat ia sebenarnya sangat menyadari betapa besarnya harapan suporter Indonesia agar dirinya mau dinaturalisasi.
Kepada ESPN Belanda, ia mengaku sangat terhibur melihat kolom komentar akun Instagram pribadinya yang selalu dibanjiri oleh rayuan manis dari para netizen asal Indonesia.
"Itu menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara sepak bola yang sangat besar, semua penggemar yang berkomentar di bawah unggahan Instagram saya, itu cukup lucu," ungkapnya sambil tertawa.
Meski merasa sangat tersanjung dengan perhatian masif tersebut, Struijk menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini hanyalah untuk fokus pada karier di level klub.
Ia bertekad untuk memberikan kemampuan terbaiknya demi membantu Leeds United mengakhiri kompetisi musim ini di posisi setinggi mungkin.
Tag
Berita Terkait
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Alasan Eks Asisten STY di Timnas Indonesia Pilih Gabung Klub Zona Degradasi Super League
-
Usai Pisah dengan Timnas Indonesia, Alex Pastoor Blak-blakan Incar Kursi Pelatih AZ Alkmaar
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Igor Tolic Angkat Bicara Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Persib Bandung
-
Tabrakan Lamborghini ke Pembatas Tol, Raheem Sterling Ditahan Polisi Diduga Pakai Narkoba
-
Muak dengan Cara Kotor Barcelona, Atletico Madrid Tawar Lamine Yamal dengan Sebungkus Kuaci
-
Main di Liga Champions Musim Depan, Como 1907 Harus Numpang di Markas Jay Idzes Cs
-
Ini Alasan Kick Off Arsenal vs PSG Digelar Lebih Awal, Ada Hubungannya dengan Indonesia
-
Jelang Bentrok Arsenal vs PSG, Pelatih Timnas Prancis Ketar-ketir, Ada Apa?
-
Pantang Terpeleset! Ini Kunci Arsenal Agar Bisa Kalahkan PSG
-
Dari 5 Ribu ke 2,3 Juta Followers dalam 48 Jam! Bek Selandia Baru Tim Payne Mendadak Viral
-
Final Liga Champions: Ini 5 Pemain Kunci Arsenal Kalahkan PSG
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Mengakhiri Trauma yang Menghantui Sejak 1986