Suara.com - Persebaya Surabaya gagal mengamankan tiga poin di laga kandang. Menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (10/11/2019), Bajul Ijo harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang tanpa gol.
Dengan tambahan satu poin, Persebaya tertahan di posisi delapan klasemen sementara Liga 1 2019 dengan 31 poin dari 22 pertandingan. Begitu pula dengan Borneo FC yang saat ini masih berada di posisi empak klasemen.
Jalannya Pertandingan
Kedua tim mengawali pertandingan dengan hati-hati. Bola lebih banyak bergulir di lini tengah sehingga membuat permainan kedua tim kurang berkembang.
Selepas menit ke-30, tempo permainan mulai meningkat. Borneo FC yang kalah dalam penguasaan bola, terlihat lebih efektif dalam melancarkan serangan.
Salah satunya umpan terobosan yang dilepaskan Renan. Sayang Terens Puhiri yang dituju kalah cepat dengan penjaga gawang Persebaya, Miswar Saputra, dalam menjemput bola.
Di menit 35, tendangan bebas didapat Borneo FC. Renan yang maju sebagai eksekutor set piece melepaskan umpan lambung ke jantung pertahanan tuan rumah. Akan tetapi tidak ada pemain Pesut Etam yang menyambut.
Di menit 37, Persebaya berbalik mengancam. Mendapat umpan terobosan, Oktafianus mencoba memperdayai tiga pemain Borneo FC dan melepaskan tendangan yang hanya membentur kaki pemain lawan.
Lewat umpan panjang, Persebaya kembali mengancam di menit 39. Tapi kali ini Da Silva yang dituju kalah berduel di udara dengan penjaga gawang Borneo.
Baca Juga: Gembleng Mental Penjaga Gawang, Persebaya Optimistis Amankan Poin di GBT
Memasuki menit 42, peluang kembali didapat Persebaya. Lewat tendangan bebas yang dilepaskan Ruben Sanadi, gawang Gianluca nyaris bergetar. Beruntung bagi tim tamu bola masih melebar tipis dari tiang gawang.
Di awal babak kedua, Persebaya nyaris mengubah papan skor. Beruntung bagi Borneo FC, tandukkan Otavio Dutra masih mampu diblok Gianluca.
Di menit 56, Persebaya kembali nyaris mengubah papan skor. Kali ini peluang yang didapat Misbakus kembali digagalkan Gianluca.
Mendominasi penguasaan bola, Persebaya semakin gencar menggedor pertahanan Borneo FC. Sejumlah peluang tercipta, diantaranya tendangan bebas tepat di luar kotak penalti menyusul pelanggaran terhadap Da Silva.
Namun peluang tersebut kandas setelah sepakan Da Silva melenceng jauh dari sasaran.
Borneo FC bukan tanpa perlawanan di babak kedua ini. Meski terus ditekan, penggawa Pesut Etam mencoba memanfaatkan peluang dengan membangun serangan balik cepat. Meski belum membuahkan hasil, namun serangan balik cepat tersebut membuat tim tuan rumah waspada.
Memasuki menit 89, papan skor lagi-lagi nyaris berubah. Beruntung bagi tim tamu, sepakan keras Irfan Jaya dari dalam kotak penalti berhasil dibendung Gianluca. Skor 0-0 bertahan hingga laga usai.
Berita Terkait
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!
-
Borneo FC Ditinggal 15 Pemain dan Pelatih, Nadeo Argawinata Masih Targetkan Juara
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan