Suara.com - Pekan ke-20 Liga 2 2019 dari Grup Timur akan menyuguhkan pertandingan krusial bertajuk Derbi Mataram. PSIM Yogyakarta akan menjamu seteru abadinya, Persis Solo, di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (21/8/2019).
Pada pertandingan tersebut, manajemen PSIM memastikan tidak memberikan kuota tiket untuk suporter Persis Solo. Alasannya yakni demi menjaga kondusivitas pertandingan sekaligus pertimbangan izin keamanan dari kepolisian.
"Mohon maaf kepada suporter kami yang kangen setribun dengan Persis Solo. Demi kondusivitas, persaudaraan, serta persahabatan antara Jogja dengan Solo, kami dari manajemen memutuskan tidak memberi kuota tiket kepada suporter Persis Solo," kata Sekretaris PSIM, Jarot Sri Kastawa.
"Surat resmi sudah kami kirim melalui email ke Persis Solo. Kemudian, kami teruskan ke Polres, PT LIB, dan dua wadah suporter kami (Brajamusti dan The Maident)" imbuhnya.
Pertandingan antara PSIM melawan Persis sendiri merupakan laga penentu bagi langkah kedua tim untuk melaju ke babak delapan besar Liga 2 2019.
PSIM akan lolos ke babak delapan besar jika mampu mengalahkan Persis Solo, dengan catatan Martapura FC kalah melawan PSBS Biak.
Sementara bagi Persis, kemenangan atas PSIM juga bisa mengubah nasibnya di Liga 2 karena kemungkinan membuat mereka lolos ke fase delapan besar.
Saat ini, PSIM dan Persis sama-sama mengoleksi 27 poin. Mereka hanya menyisakan satu laga terakhir di fase grup Liga 2 2019.
Baca Juga: Timnas Indonesia Kalah Lagi Usai Ditaklukkan Vietnam 1-3
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi
-
322 Orang Ditangkap Buntut Demo 27 Agustus, 48 Jadi Tersangka
-
Pengembangan PLTP Makin Masif, Industri EPC Ikut Kecipratan
-
66 Orang Sudah Dipecat, Ini Alasan Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Jam 2 Pagi
-
Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia
-
Ada yang Membayar! Polisi Buru Perekrut Anak-anak dan Pendana Kerusuhan Demo 27 Agustus
-
BPS Akui Data Desil Masyarakat Belum Siap
-
Polisi Sebut TL Slipi Aman Dilalui Pasca Demo Ricuh, Warga Tak Perlu Ragu Melintas
-
Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik
-
Kisah Sulaiman, Anak Petani dari Flores yang Kini Mengabdi di Sekolah Rakyat