Suara.com - Gelandang Persib Bandung Esteban Vizcarra mengaku kecewa setelah dipastikan tidak bisa memperkuat Maung Bandung saat menghadapi Persija Jakarta dalam lanjutan Liga 1 2019 yang akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali, Senin (28/10/2019).
Vizcarra tidak bisa bermain karena akumulasi kartu yang didapatkannya ketika menghadapi Bhayangkara FC, Rabu (23/10/2019), di Jakarta. Ia diganjar kartu kuning oleh wasit pada menit ke-88, sedangkan laga berakhir imbang tanpa gol.
"Saya kecewa, ingin main di pertandingan luar biasa, tapi saya harus tetap dukung teman-teman," kata Vizcarra usai sesi latihan di Lapangan Lodaya, Kota Bandung, Jumat (25/10/2019).
Menurutnya kartu kuning tersebut merupakan hal yang tidak perlu dikeluarkan oleh wasit. Saat itu, ia merasa tidak melanggar pemain Bhayangkara FC karena kakinya dirasa tidak menjegal kaki lawan.
"Dapat kartu kemarin, tapi ya itu saya cuma ambil bola, gak kena kaki, tapi dikasih kartu," katanya.
Meski tidak bermain, Vizcarra tetap ikut ke Bali karena setelah menghadapi Persija, pelatih Robert Rene Alberts menginstruksikan pemain agar langsung bersiap menghadapi Kalteng Putra.
"Saya ikut (ke Bali), karena kita langsung ke Kalteng," sambung pemain berpaspor Argentina itu.
Persib Bandung akan menghadapi Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali. Laga tersebut terpaksa digelar di Bali karena Persib tidak diberi izin bermain di Bandung oleh pihak kepolisian.
Meski tak bermain di Bandung, Vizcarra berharap para rekannya bisa meraih tiga poin menghadapi Persija.
Baca Juga: Supardi Nasir: Persib Bandung Siap Ladeni Persija Jakarta di Manapun
"Sudah semangat semua, mudah-mudahan kita dapat tiga poin disana, kita juga ingin main di sini (Bandung), tapi belum bisa ya," pungkasnya seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Jordi Amat Waspadai Kekuatan Malut United di Kandang
-
Kelelahan, Persija Jakarta Tak Persiapan Khusus Jelang Lawan Malut United
-
Kondisi Persib Bandung Bikin Arsitek Persija Jakarta Prihatin, Ada Apa?
-
Komentar Bojan Hodak soal Debut 3 Menit Dion Markx, Singgung Posisi dan Asal Kompetisi
-
Bojan Hodak: Saya Tidak Melihat Gol, Saya Membutuhkan Kemenangan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Lille Menang, Calvin Verdonk Justru Bongkar Masalah Timnya
-
Main di Posisi Baru, Dion Markx Tetap Percaya Diri Saat Debut Bersama Persib Bandung
-
Jordi Amat Waspadai Kekuatan Malut United di Kandang
-
Kelelahan, Persija Jakarta Tak Persiapan Khusus Jelang Lawan Malut United
-
Kondisi Persib Bandung Bikin Arsitek Persija Jakarta Prihatin, Ada Apa?
-
Batal ke Timnas Indonesia, Jesus Casas Resmi Latih Raksasa Singapura
-
Bungkam Kritik, Nathan Tjoe-A-On Bangkit dan Jaga Asa Willem II Promosi ke Eredivisie
-
Begini Keseharian Wonderkid MU Amir Ibragimov, Penghafal Alquran di Bulan Ramadan
-
Arne Slot Pastikan Cedera Florian Wirtz Tidak Serius
-
Joey Pelupessy Kepergok Balik ke Eredivisie Belanda, Tak Jadi ke Persib?