Bola / Bola Indonesia
Senin, 25 Mei 2026 | 06:35 WIB
Frans Putros (Suara.com)
Baca 10 detik
  • Ponsel Frans Putros hilang di tengah kepadatan ratusan ribu suporter saat konvoi juara Persib.

  • Seluruh pemain Persib Bandung kompak mengunggah pengumuman darurat di Instagram untuk melacak HP tersebut.

  • Insiden hilangnya gawai ini terjadi di tengah rute pawai juara Super League 2025-2026.

Suara.com - Perayaan gelar juara Persib Bandung ternoda oleh insiden hilangnya ponsel milik penyerang andalan, Frans Putros. Peristiwa tersebut terjadi di tengah kepungan ratusan ribu suporter yang memadati rute konvoi tim.

Kehilangan ini langsung memicu respons solidaritas yang masif dari seluruh penggawa Maung Bandung. Mereka bergerak bersama memanfaatkan kekuatan media sosial untuk melacak keberadaan barang berharga tersebut.

Solidaritas kilat ini menjadi warna tersendiri di tengah euforia pesta juara masyarakat Jawa Barat. Skuad Persib membuktikan bahwa kebersamaan mereka tidak hanya solid di dalam lapangan, tetapi juga kuat di luar arena.

Pilar asing Julio Cesar bersama penyerang tajam Uilliam Barros memimpin gerakan ini melalui akun Instagram pribadi mereka. Langkah ini langsung diikuti oleh Andrew Jung, Berguinho, hingga winger tim nasional Saddil Ramdani.

Kapten kesebelasan Marc Klok juga tidak ketinggalan mengunggah seruan darurat untuk menggerakkan basis massa suporter. Mereka meminta bantuan dari siapa saja, khususnya Bobotoh yang berada di lokasi kejadian, untuk mengembalikan ponsel tersebut.

Berdasarkan rekaman video yang viral di jagat maya, Frans Putros menyadari gawai miliknya terjatuh saat berinteraksi dengan kerumunan. Sejumlah suporter yang berada di dekatnya sempat meyakinkan diri untuk membantu menyisir area sekitar jalanan.

Namun, upaya pencarian spontan di lokasi tersebut sama sekali tidak membuahkan hasil positif. Ponsel sang pemain telanjur lenyap tertutup lautan manusia yang terus merangsek mendekati kendaraan tim.

Kondisi jalur konvoi yang teramat padat sejak pagi hari menjadi faktor utama sulitnya pencarian. Ratusan ribu pendukung setia menyemut dengan atribut lengkap dan menyelimuti seluruh sudut jalan protokol Kota Kembang.

Konsentrasi massa terbesar dilaporkan menyebar merata pada beberapa titik urat nadi kota. Mulai dari Jalan Sunda, Jalan Naripan, koridor bersejarah Asia-Afrika, hingga puncaknya di Jalan Lembong.

Baca Juga: Keteladanan di Ruang Kelas: Saya Setuju Jika Guru Dilarang Membawa HP Saat Mengajar

Atmosfer Kota Bandung membiru total oleh histeria massa yang merayakan keberhasilan bersejarah tim kesayangan mereka. Ketika kendaraan pengangkut trofi melintas, suporter saling berebut mendekat demi mengabadikan momen langka tersebut.

Untuk mengantisipasi membeludaknya massa, manajemen Persib sebenarnya telah membagi rombongan ke dalam tiga kendaraan utama. Langkah strategis ini diambil agar interaksi dengan suporter bisa berjalan lebih tertib dan merata.

Kendaraan pertama di barisan depan dikomandoi langsung oleh manajer legendaris klub, Umuh Muchtar. Ia didampingi oleh gelandang kreatif Adam Alis yang terus menyapa ribuan suporter sepanjang jalan.

Sementara itu, armada kedua diisi khusus oleh sang arsitek taktik bertangan dingin, Bojan Hodak. Jajaran staf pelatih yang mendampinginya terus dihujani nyanyian apresiasi atas keberhasilan mempertahankan takhta tertinggi sepak bola nasional.

Pusat perhatian massa yang paling besar tertuju penuh pada kendaraan roda empat ketiga. Mobil ini mengangkut deretan bintang kelas dunia serta pilar lokal berlabel tim nasional milik Persib.

Di atas kendaraan tersebut, tampak Thom Haye, Layvin Kurzawa, Eliano Reijnders, Ramon Tanque, hingga Luciano 'Lucho' Guaycochea. Meski pawai berlangsung meriah dan aman, raibnya ponsel Frans Putros menyisakan kisah pilu di balik pesta besar ini.

Pesta rakyat ini digelar sebagai bentuk selebrasi atas keberhasilan luar biasa Persib Bandung di kompetisi domestik. Tim kebanggaan Jawa Barat ini sukses mencetak sejarah baru di panggung sepak bola Indonesia.

Persib Bandung memastikan diri meraih gelar hattrick juara secara beruntun pada kompetisi Super League musim 2025-2026. Prestasi langka ini menegaskan dominasi mutlak klub berjuluk Maung Bandung dalam peta persaingan sepak bola tanah air.

Load More