Suara.com - Kompetisi penghasil pemain-pemain berbakat di Indonesia yaitu Liga TopSkor U-13 2019/2020 resmi dibuka, Minggu (27/10/2019). Bertempat di Lapangan Trisakti, Ciangsana, Bogor, kompetisi yang sudah berjalan selama 10 tahun ini kembali dijalankan.
Pada edisi kali ini, pembukaan kompetisi tersebut semakin meriah. Jajaran pelatih top mewarnai dibukanya Liga TopSkor 2019/2020.
Seperti juru taktik timnas Indonesia U-16 Bima Sakti turut hadir sukseskan acara tersebut. Selain itu hadir pula Indriyanto Nugroho, Firmansyah, dan Markus Harison turun memberi coaching clinic kepada para pemain cilik U-10.
"Kompetisi seperti ini menjadi ajang buat mereka mengembangkan cara bermain. Kemudian juga membentukan dan mematangkan mental bermain," kata Bima Sakti dalam keterangan resmi yang diterima suara.com, Selasa (29/10/2019).
Pembukaan kompetisi tersebut semakin meriah dengan hadirnya beberapa alumni Liga TopSkor yang kini memperkuat timnas Indonesia U-19. Mereka antara lain Beckham Putra Nugraha, Amiruddin Bagus Kahfi, Rendy Juliansyah, Supriadi, sampai Sutan Zico.
Dalam pertandingan ekshibisi tersebut, tujuh pemain Timnas Indonesia U-19 kalah dari 100 orang pemain U-10 itu. Skor akhir adalah 1-0 untuk kemenangan para pemain cilik.
Bagus Kahfi yang merupakan alumni Liga TopSkor berharap para pemain yang ikut serta bisa memiliki mimpi besar. Sebab, ia dulunya berasal dari kompetisi yang sama.
"Dulu kami juga seperti mereka. Mimpi kami cuma satu, bisa bermain untuk timnas. Jadi pesan kami manfaatkan kesempatan berkompetisi untuk mengembangkan diri sebaik-baiknya," ujar Bagus Kahfi.
Memang, tidak bisa dipungkiri kompetisi di luar PSSI seperti Liga TopSkor jadi salah satu sumber pemain khususnya untuk usia muda. Banyak pemain-pemain dari timnas U-16 dan U-19 yang berada dari kompetisi itu.
Baca Juga: Indra Sjafri Sebut Timnas Indonesia U-22 Catat Kemajuan
"Para pemain yang ada di kompetisi ini dituntut menjaga performa, kedisiplinan, dan attitude. Itu yang akan menentukan perjalanan mereka di masa mendatang," timpal Direktur Liga TopSkor, Mohammad Yusuf Kurniawan.
Berita Terkait
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
-
Piala Dunia U-17 dan 2 Poin Mati yang Jadi Indikator Kesuksesan Nova Arianto Bersama Garuda Muda
-
Perkuat Pertahanan, Dewa United Rekrut Bek Jebolan Timnas Indonesia U-16
-
Siapakah Aku? Ibuku Orang Yogya, Ayahku Belanda, Aku Hampir Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Inter Milan vs Napoli: Chivu Percaya Pemain Muda, Zielinski dan Bisseck Disiapkan Jadi Starter
-
Isu Panas di Old Trafford: Bruno Fernandes Bakal Ikuti Jejak Ruben Amorim?
-
Jelang Inter Milan vs Napoli, Hakan Calhanoglu Ungkap Pernyataan Mengejutkan
-
Viral Emosi Thom Haye di Laga Persib vs Persija, Ungkap Kesedihan hingga Terima Ancaman Kematian
-
Final Piala Super Spanyol: Courtois vs Joan Garca, Duel Kiper Penentu El Clasico
-
Kata-kata Beckham Putra Usai Bikin Persija Jakarta Menangis di GBLA
-
Legenda Manchester United Kagumi Karakter Rendah Hati Declan Rice, Punya Mental Baja
-
Bojan Hodak Senyum Lebar Persija Pulang ke Jakarta Tanpa Poin: Mereka Cuma Sekali Shoot
-
Jude Bellingham Bongkar Faktor X yang Bisa Bikin Real Madrid Pecundangi Barcelona
-
Persib Tekuk Persija, Thom Haye: Keluarga Diteror Hingga Dapat Ancaman Pembunuhan