Suara.com - Bhayangkara FC dan Semen Padang harus puas berbagi poin di pekan ke-26 Liga 1 2019. Berhadapan di Stadion PTIK, Jakarta, kedua tim bermain imbang 2-2.
Dalam pertandingan yang berlangsung, Sabtu (2/11/2019), kedua tim saling tekan sejak bola digulirkan. Bermain terbuka, kedua tim bertukar serangan.
Sejumlah peluang berhasil tercipta bagi kedua tim, namun hingga babak pertama usai tak satupun yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Barulah di menit 50 babak kedua papan skor berubah. Lima menit bola bergulir di paruh kedua, Anderson Salles sukses menjebol gawang Semen Padang yang dikawal Teja Paku Alam.
Akan tetapi keunggulan tuan rumah tidak berlangsung lama. Lima menit berselang, gawang Bhayangkara FC bergetar setelah aksi Muhammad Rifqi gagal dihentikan. Skor kembali imbang 1-1.
Lewat pergerakan dinamis Dedi Hartono di sisi kanan lapangan, Semen Padang berhasil membalikkan keadaan. Flavio Junior tidak mensia-siakan umpan cantik yang dikirimkan sang kapten dan mengubah skor menjadi 1-2 di menit 86.
Tidak ingin kehilangan poin, tim besutan Paul Munster mencoba bangkit. Lewat umpan-umpan pendek, serangan coba dibangun namun masih gagal di kaki para pemain bertahan tim tamu.
Memasuki menit 88, kerja keras tim tuan rumah akhirnya berbuah manis. Menyambut sepakan penjuru Bruno Matos, Herman Dzumafo berhasil memenangkan duel di udara dan menanduk bola ke sisi atas gawang yang gagal diantisipasi Teja Paku Alam. Skor 2-2 bertahan hingga laga usai.
Dengan tambahan satu poin, Bhayangkara FC beranjak satu posisi ke posisi 10 dengan koleksi 32 poin. Sementara Semen Padang, tambahan satu poin belum mampu membawa tim berjuluk Kabau Sirah keluar dari zona merah.
Baca Juga: Link Live Streaming Bhayangkara FC Vs Semen Padang
Mengantongi 23 poin, tim besutan Eduardo Almeida hanya mampu beranjak dari posisi 18 ke 17 klasemen sementara Liga 1 2019.
Berita Terkait
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Carlos Pena Ingatkan Persita Waspada Misi Bangkit Semen Padang demi Keluar dari Zona Degradasi
-
Bhayangkara FC Optimis Buat Kejutan di Kandang Malut United
-
Buntut Aksi Tak Terpuji ke Spaso, Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi Tambahan untuk Rafael Struick
-
Alasan Semen Padang Boyong Maicon Souza
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Persib Bandung Diberondong Tiga Gol Ratchaburi FC, Apa yang Terjadi?
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia
-
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank, Bagaimana Nasib Pelatih Keturunan Indonesia?
-
Hasil ACL Elite: Nasib Berbeda Wakil Thailand dan Malaysia, Al Ittihad Pesta Gol
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Hasil Pertandingan ACL 2: Ratchaburi FC Lumat Persib Bandung 3-0, Debut Pahit Layvin Kurzawa
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas! David Alaba Frustasi dengan Kebijakan Arbeloa