Suara.com - Pelatih Persija Edson Tavares mengabaikan rekor bagus yang digenggam timnya atas Tira-Persikabo, menjelang pertemuan kedua tim dalam pertandingan lanjutan Liga 1 yang akan dimainkan di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Minggu (3/11/2019).
"Itu adalah sejarah. Itu merupakan masa lalu. Dalam sejarah, Brasil tidak pernah kalah dari Argentina. Pada 1999, mereka kalah pada kualifikasi Piala Dunia. Maka Persija besok akan menciptakan sejarah," kata Edson pada konferensi pers yang berlangsung di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (2/11/2019).
Dari lima pertemuan terakhir dengan PS Tira, yang sekarang bernama Tira-Persikabo, Persija unggul dengan catatan tiga kemenangan, satu kali kalah, dan satu kali imbang.
Meski demikian, Laskar Pajajaran menjadi pemenang dalam pertemuan terakhir kedua tim. Pada putaran pertama, mereka menang 5-3, di mana dua gol dibukukan oleh mantan pemain Macan Kemayoran Osas Saha.
Saat ditanyai mengapa Joan Tomas belum menunjukkan performa yang memuaskan, Edson berkata bahwa di Indonesia para pemain, terutama pemain asing, memerlukan waktu adaptasi yang lebih panjang.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya memberikan kesempatan yang sama kepada setiap pemain untuk memperlihatkan kemampuan terbaiknya.
Perihal calon lawan, Edson mengatakan laga Minggu akan menjadi pertandingan yang berat bagi kedua tim. Karena Tira juga tidak mendapatkan hasil yang memuaskan di 10 pertandingan terakhirnya.
Perwakilan pemain Rahmat Hidayat menuturkan bahwa besok merupakan pertandingan yang sangat penting, setelah pada laga sebelumnya Macan Kemayoran dikalahkan Persib Bandung.
"Pertandingan besok adalah laga penting karena kami telah kehilangan poin dalam pertandingan terakhir. Mudah-mudahan besok kami bisa menampilkan yang terbaik," ujarnya seperti dikutip Antara.
Baca Juga: Gol Dzumafo Selamatkan Bhayangkara FC dari Keganasan Semen Padang
Persija saat ini menghuni peringkat 15 dengan 23 poin. Pada musim ini, Persija mencatatkan empat kemenangan, empat kali imbang, dan tiga kali kalah saat menjadi tuan rumah.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Mulai Revolusi di Persija, Pemain Macan Kemayoran Wajib Tunduk pada Aturan Disiplin
-
Persija Resmi Perpanjang Kontrak Fabio Calonego, Tetap Jadi Andalan Shin Tae-yong
-
Kyohei Yoshino Ungkap Alasan Antusias Gabung Persija: The Jakmania Jadi Daya Tarik Besar
-
Shin Tae-yong Pimpin Latihan Perdana Persija, Fokus Bangun Fondasi Tim
-
Persija Resmi Datangkan Kyohei Yoshino, Gelandang Berpengalaman Jepang Eks Cerezo Osaka
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor