Suara.com - Pelatih tim nasional U-22 Indonesia Indra Sjafri mengakui bahwa dirinya sangat kehilangan sosok pemain sayap Todd Rivaldo Ferre yang tak bisa memperkuat skuatnya untuk SEA Games 2019 karena cedera.
“Todd itu pemain penting,” ujar Indra di Jakarta, Rabu (6/11/2019).
Meski demikian, pelatih asal Sumatera Barat itu menyadari bahwa dirinya hanya bisa membawa pemain yang 100 persen fit ke SEA Games.
Todd, kata Indra, secara resmi sudah dikembalikan oleh PSSI ke klubnya, Persipura. Dalam surat itu dipaparkan kondisi Todd hasil diagnosa dokter timnas U-22.
Indra sendiri enggan memberitahukan cedera tersebut karena merasa tidak memiliki kapasitas untuk menerangkan kondisi medis.
Indra Sjafri pun menyayangkan Todd Ferre kerap dimainkan di Liga 1 Indonesia 2019 oleh klubnya Persipura meski ada keterangan cedera dari dokter timnas.
Meski divonis cedera dari timnas, Todd Ferre menjadi salah satu pilar utama Persipura di Liga 1. Terakhir dia bermain dalam laga kontra Madura United, Minggu (3/11/2019). Ketika itu, pesepak bola asal Papua tersebut merumput di babak kedua menggantikan Ian Louis Kabes.
"Saya sebagai pelatih was-was melihat pemain yang diminta dokter untuk jangan bermain dahulu, tetapi dipaksakan berlaga,” tutur lelaki asal Sumatera Barat itu.
Todd Rivaldo Ferre menjadi salah satu pemain paling menonjol di timnas U-19 pada tahun 2018 saat masih ditangani Indra Sjafri.
Baca Juga: Indra Sjafri Sebut Timnas Indonesia U-22 Catat Kemajuan
Pemain yang kerap diturunkan di babak kedua ini mencetak tiga gol di Piala Asia U-19 tahun 2018 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Menariknya, tiga gol tersebut dilesakkan di satu laga, yakni kontra Qatar di fase grup.
Dokter timnas U-22 Indonesia Syarif Alwi pernah menyampaikan pada Antara di akhir Oktober 2019 bahwa Todd Ferre mengalami cedera pergelangan kaki ketika mengikuti pemusatan latihan.
Akan tetapi, Syarif menyebut Todd memilih untuk pulang daripada memeriksa lebih lanjut cederanya.
“Ketika kami mau melakukan pemindaian cederanya dengan MRI, dia meminta pulang,” kata lelaki yang disapa Papi itu kepada Antara.
Berita Terkait
-
Indra Sjafri Bagikan Tips agar Anak Bisa Jadi Pesepak Bola Profesional
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah