- Arsenal kalah dari PSG melalui adu penalti 4-3 pada final Liga Champions 2025/2026 di Puskás Aréna, Budapest.
- Pertandingan berakhir imbang 1-1 setelah gol Kai Havertz dibalas oleh penalti Ousmane Dembélé di babak kedua.
- Declan Rice menyatakan dukungan kepada rekan setimnya meski gagal meraih gelar juara setelah memenangkan Liga Inggris.
Suara.com - Gelandang Arsenal, Declan Rice buka suara setelah timnya tumbang di final Liga Champions 2025/2026.
Arsenal tumbang di final Liga Champions 2025/2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti 4-3 di Puskás Aréna, Budapest, Minggu (31/5/2026) dinihari WIB.
The Gunners sejatinya sempat unggul lebih dulu lewat gol cepat Kai Havertz pada menit ke-6. Namun PSG bangkit di babak kedua dan berhasil menyamakan kedudukan lewat penalti Ousmane Dembélé pada menit ke-65.
Laga berakhir imbang 1-1 hingga extra time sebelum PSG memastikan gelar lewat babak tos-tosan.
"Ini seperti lotere. Beberapa tim terbaik sepanjang sejarah juga pernah kalah lewat adu penalti di final, dan kali ini kami yang merasakannya," kata Rice kepada TNT Sport.
"Kami menang dan kalah bersama. Saya sangat bangga dengan para pemain ini," tambah dia, yang bangga pada pencapaian timnya sampai melaju sejauh ini.
Pekan lalu The Gunners menjuarai Liga Inggris pertamanya dalam 22 tahun terakhir setelah juara tanpa kekalahan mereka pada 2004.
"Musim yang luar biasa! Saya sangat kecewa, tetapi saya juga mencoba melihat semuanya secara lebih utuh, mengingat dari mana kami memulai perjalanan ini pada Juli lalu dan di mana posisi kami sekarang. Kami akan kembali," kata pemain yang pernah menjuarai Liga Conference bersama West Ham United tersebut.
Dia juga mengomentari kegagalan dua rekan timnya saat mengeksekusi penalti, yaitu Eberechi Eze dan Gabriel.
Baca Juga: Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions
"Kami mencintai mereka dan kami selalu mendukung mereka. Hal seperti ini memang terjadi dalam sepak bola. Mereka bukan pemain pertama dan juga bukan yang terakhir yang gagal mengeksekusi penalti di final. Tanpa mereka berdua, kami juga tidak akan memenangkan Liga Inggris," kata Rice.
Kemenangan di Budapest membuat PSG mengoleksi dua trofi Liga Champions ketika Arsenal gagal memenangkan kompetisi ini untuk pertama kalinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja
-
Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI